Kamis, 2 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sensor Sap Flow Deteksi Daya Hidup Pohon secara Remote dan Real Time

Pohon yang mati dapat dilacak keberadaannya untuk dilakukan perlakuan lebih lanjut sesuai kondisinya.

Rabu, 31 Juli 2024
A A
Uji coba alat sensor Sap Flow pada bibit tanaman. Foto Dok. Tim WaTree ITB.

Uji coba alat sensor Sap Flow pada bibit tanaman. Foto Dok. Tim WaTree ITB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tim WaTree Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi salah satu tim yang mewakili ITB dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karya Cipta (PKM-KC) 2024. Tim yang beranggotakan Zahrah Faridathul Athifah, Haliza Qintar Ma’aya, Sang Ara Musthika, Taufik Syahputra, serta Moch. Agung Prasetyo Wibowo ini menggagas program inovasi sistem untuk mendeteksi daya hidup pohon secara remote dan real time.

Karya yang dibuat menggunakan sensor sap flow yang terintegrasi IoT berupa GPS dan terhubung dengan sistem informasi geografis. Alat ini dirancang dengan cara ditancapkan pada batang bibit tanaman dan terhubung dengan website, sehingga dapat mendeteksi daya hidup pohon tanpa harus turun ke lapangan.

Dengan begitu, pohon yang mati dapat dilacak keberadaannya untuk dilakukan perlakuan lebih lanjut sesuai kondisinya. Jika masih hidup, maka pohon tersebut dapat diberi perlakuan silvikultur lanjutan. Sebaliknya jika mati, maka dapat dilakukan replanting.

Baca Juga: Organisasi Sipil Ingatkan Fakta Kegagalan CCS Cegah Pemanasan Global, Pemerintah Pilih Gencarkan

Ketua Tim WaTree, Zahrah menuturkan latar belakang topik yang diangkat adalah maraknya aksi penanaman pohon tanpa monitoring lebih lanjut mengenai status kehidupan pohon yang ditanam akibat sulitnya akses. Akses yang sulit juga disebabkan karena sistem monitoring yang masih manual, yaitu terjun langsung ke lapangan. Akibatnya, pohon yang ditanam tidak dapat berkembang dengan baik.

Padahal penanaman pohon dan memastikannya tetap hidup merupakan salah satu upaya pemulihan lahan hutan kritis akibat deforestasi dan degradasi. Akses mendapatkan bibit pun kini telah dipermudah lewat beberapa pusat persemaian yang dibangun pemerintah. Masyarakat bisa mendapatkan bibit secara gratis dari sana.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: daya hidup pohonITBsensor sap flowsistem monitoringTim WaTree ITB

Editor

Next Post
Salah satu geosite dari geopark Kebumen.Foto Dok. BRIN.

13 Geosite di Kebumen Diajukan KNIU Menjadi Geopark Global UNESCO

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media