Minggu, 21 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Serempak di 5 Kota Peningkatan Pencegahan Wabah PMK

Jumat, 16 September 2022
A A
Wabah PMK. Foto Ilustrasi hewan ternak | Wanaloka.com.

Wabah PMK. Foto Ilustrasi hewan ternak | Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak tidak menular kepada manusia, tetapi sangat rentan persebarannya di antara hewan ternak, sapi, kerbau, domba atau kambing. PMK adalah penyakit infeksi virus (family Picornaviridae) yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap atau berkuku belah (cloven-hoofed). Nama lain penyakit ini antara lain aphthae epizootica (AE), foot and mouth disease (FMD).

Koordinator Tim Satgas Pengendalian PMK Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, drh. Dian Wahyu Harjanti, Ph.D., menjelaskan, virus PMK berukuran kecil (± 20 milimikron), tidak beramplop, tanpa lapisan lemak dan memiliki capsid yang kuat sehingga virus ini sangat tahan terhadap desinfektan yang cara kerjanya melarutkan lemak.

Kejadian wabah PMK di Tanah Air, menurut Diah, pernah terjadi pada 1887. Wabah ini masuk di Malang, Jawa Timur, dan menyebar ke berbagai daerah.

Baca Juga: Kepulauan Mentawai Kembali Diguncang Gempa

“Indonesia pernah mengalami beberapa kejadian wabah PMK, mulai dari masuknya PMK ke Indonesia pada tahun 1887 di Malang, Jawa Timur, selanjutnya menyebar ke berbagai daerah, sampai kejadian wabah terakhir di pulau Jawa pada tahun 1983 yang dimulai dari Jawa Timur,” kata drh. Diah, dilansir dari laman Undip.

Data terkini persebaran wabah PMK di Indonesia, wilayah persebarannya sudah mencapai 13.195 desa di 24 provinsi (dua provinsi suspek) dengan jumlah kematian hewan 8.786 ekor, dan 105.523 ekor belum sembuh. Hewan yang telah divaksin 2.530.717 yang terdiri dari kerbau 39.939 ekor, kambing 56.189 ekor, domba 25.830 ekor, dan babi 16.931 ekor.

Untuk menekan laju penyebaran wabah PMK dan meningkatkan pencegahan penyakit mulut kuku pada hewan ternak. BNPB secara serempak di lima kota menyelenggarakan pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Baca Juga: Mahasiswa UGM Temukan Kandungan Kulit Salak Pondoh Obat Kanker Lidah

Kegiatan yang digelar selama tiga hari itu dilaksanakan di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat sejak Selasa, 13 September hingga Kamis, 15 September 2022.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Data terkini persebaran wabah PMK di Indonesiahewan ternakpenyakit mulut dan kukuSatgas Penanganan PMKTingkatkan pencegahan wabah PMK BNPB serempak gelar bimtek di lima kotawabah PMK

Editor

Next Post
Ilustrasi panel surya. Foto schropferoval/Pixabay.com.

Studi Oxford, Transisi Cepat ke Energi Terbarukan Lebih Mahal adalah Salah

Discussion about this post

TERKINI

  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Potret jejak bintang yang tampak berputar di langit. Foto Dok. BRIN.Memotret Jejak Bintang yang Tampak Berputar dengan Kamera DSLR di Timau
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Ilustrasi nyamuk menggigit. Foto FotoshopTofs/pixabay.com.Anggapan Nyamuk Lebih Suka Golongan Darah O Ternyata Benar, Mengapa?
    In IPTEK
    Kamis, 18 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media