Senin, 18 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Siapkan Mitigasi, Indonesia Diprediksi Alami Hawa Panas dan Curah Hujan Tinggi

Minggu, 26 Maret 2023
A A
Ilustrasi kekeringan. Foto MrsBrown/pixabay.com.

Ilustrasi kekeringan. Foto MrsBrown/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Fenomena cuaca ekstrem di Indonesia cenderung meningkat karena dampak perubahan iklim yang sudah mulai dirasakan masyarakat. Seperti meningkatnya frekuensi bencana banjir, bencana kekeringan, dan mundurnya masa musim penghujan. Bahkan banyak lembaga internasional memprediksi dalam rentang 20 tahun ke depan, dampak perubahan iklim yang ditimbulkan jauh lebih parah karena terjadi kenaikan suhu global yang lebih tinggi.

“Suhu diprediksi akan meningkat dan hawa panas di mana-mana di belahan bumi ini,” kata Dosen Laboratorium Hidrologi dan Klimatologi Lingkungan, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Andung Bayu Sekaranom dalam seminar bertajuk “Prediksi Musim; Antara Variabilitas dan Perubahan Iklim” di ruang Auditorium Merapi Fakultas Geografi UGM pada 24 Maret 2023.

Sementara negara-negara yang berada di daerah tropis dan subtropis, salah satunya Indonesia, selain mengalami peningkatan temperatur, juga akan mengalami peningkatan curah hujan. Tingkat curah hujan hingga 2100 akan semakin tinggi.

Baca Juga: Dampak Pembukaan Jalur Tambang di Desa Wadas, Pemukiman Warga Dilanda Banjir

“Ada kaitannya dengan bencana sehingga perlu mitigasi,” tegas Andung.

Perubahan iklim dapat berpotensi menjadi katalis perubahan cuaca ekstrem yang terjadi dalam jangka pendek. Namun sering terkendala keterbatasan data untuk dianalisis. Di tingkat masyarakat, persepsi terkait dampak perubahan iklim dapat berbeda-beda karena faktor usia, lokasi tempat tinggal dan tingkat pendidikan sehingga penting adanya konfirmasi persepsi dengan data.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGCuaca EkstremFakultas Geografi UGMhawa panaskenaikan suhu globalpeningkatan curah hujanperubahan iklim

Editor

Next Post
Dampak pembukaan jalur tambang di Desa Wadas, pemukiman warga dilanda banjir. Foto Ist.

Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Gempadewa: Hentikan Tambang

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media