Sabtu, 14 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Solstis Utara, Fenomena Penanda Awal Musim Kemarau di Indonesia

Melalui pemahaman sains berbasis fenomena alam, manusia bisa merancang kebijakan dan langkah adaptif yang lebih tepat sasaran bagi edukasi masyarakat.

Minggu, 22 Juni 2025
A A
Ilustrasi musim kemarau. Foto Kapa65/pixabay.com.

Ilustrasi musim kemarau. Foto Kapa65/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Cara memantau peralihan musim

Fenomena-fenomena astronomi ini penting bagi sektor pertanian, mitigasi bencana, dan prakiraan musim di di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dengan memahami pola astronomi seperti solstis, manusia dapat mengantisipasi peralihan musim secara lebih baik.

Baca juga: KKP Larang Jual Beli Pulau, Tapi Boleh Dimanfaatkan Pemodal Luar dan Dalam Negeri

Solstis utara juga menjadi perhatian dalam bidang edukasi sains. Sebab merupakan contoh nyata dari keterkaitan antara astronomi dan kehidupan sehari-hari. Thomas menekankan perlunya edukasi publik tentang fenomena-fenomena langit untuk meningkatkan literasi sains masyarakat.

Di Inggris, ada Stonehenge yang digunakan masyarakat dahulu untuk memantau posisi matahari terkait musim. Di Indonesia, bayangan stupa Candi Borobudur juga digunakan masyarakat dahulu untuk memantau posisi matahari terkait peralihan musim.

BRIN sebagai lembaga riset nasional terus melakukan edukasi dan pemantauan terhadap fenomena astronomi yang berdampak pada kehidupan masyarakat.

Baca juga: Ada Temuan Tujuh Spesies Baru Lobster Air Tawar di Papua Barat

“Melalui pemahaman sains berbasis fenomena alam, kita bisa merancang kebijakan dan langkah adaptif yang lebih tepat sasaran bagi edukasi masyarakat,” ucap Thomas.

Dengan demikian, fenomena solstis utara bukan hanya peristiwa langit yang menarik. Namun juga berperan penting sebagai penanda awal musim, termasuk di Indonesia. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINmusim kemarauperalihan musimsolstis utarasummer solstice

Editor

Next Post
Komisi XII melakukan sidak ke industri-industri yang diduga merusak lingkungan di Belawan, Sumatra Utara, 20 Juni 2025. Foto Tasya/vel/DPR.

Komisi XII DPR Sidak ke Belawan, Temukan Industri Buang Limbah ke Laut hingga Timbun Limbah di Rawa

Discussion about this post

TERKINI

  • KLH/BPLH meninjau proses pencarian korban longsoran sampah di TPA Bantar Gebang, Bekasi, 8 maret 2026. Foto KLH/BPLH.TPST Bantargebang Longsor Lagi, Alarm Keras Pengelolaan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 9 Maret 2026
  • Ilustrasi sakit campak. Foto Kemenkes.Vaksinasi Penting karena Campak Cepat Menular dan Ada Risiko Jangka Panjang
    In Rehat
    Senin, 9 Maret 2026
  • Titik transfer batu bara melalui ship to ship di Kalimantan Timur. Foto Walhi Kaltim.Peninjauan Kembali RTRW Kalimantan Timur Harus Berpihak pada Nelayan dan Lingkungan
    In Lingkungan
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Ilustrasi roti berjamur. Foto jackmac34/pixabay.com.Temuan Roti MBG Berjamur, Pakar Ingatkan Sebaiknya Tak Dikonsumsi
    In Rehat
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Presiden RI Prabwo Subianto dan Presiden AS Donald Trumph. Foto White House/Setpres.Walhi: Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS Melanggengkan Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 7 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media