Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Solusi Bau Mulut Akibat Faktor Bawaan: Gosok Gigi dan Gosok Lidah

Pernah mencoba mengatasi bau mulut yang tak lekas hilang? Ini penyebab dan solusinya.

Rabu, 23 Maret 2022
A A
Ilustrasi gigi dan lidah. Foto photosforyou/pixabay.com.

Ilustrasi gigi dan lidah. Foto photosforyou/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Biasanya orang awam menandai bau mulut ketika bangun tidur, panas dalam, atau saat berpuasa. Solusi umumnya adalah menggosok gigi, berkumur dengan antiseptik, atau minum larutan penyegar. Ternyata ada juga bau mulut yang dialami akibat faktor bawaan dari tubuh itu sendiri. Aduh, bagaimana cara mengatasinya?

Menurut dokter gigi sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM, Bambang Priyono, kondisi ini bergantung pada sifat ludah kita. Bahwa orang dengan jumlah produksi air ludahnya sedikit punya kemungkinan untuk bisa bau mulut.

Baca Juga: Jangan Kebanyakan Pakai Obat Kumur, Ini Alasannya

Jadi, walaupun gigi sudah disikat secara rutin dan sudah kelihat bersih sekalipun, bau mulut juga masih bisa muncul karena faktor produksi air ludah yang sedikit.

“Kalau ludah sedikit, mulut kemudian sering kering, terjadilah bau mulut. Untuk menguranginya (bisa) dengan menyikat lidah. Jadi waktu kita menyikat gigi, sebaiknya juga menyikat lidah,” papar Bambang Priyono.

Gosok Gigi Tak Manjur, Periksakan ke Dokter

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Air Ludahbau mulutdokter gigigosok gigigosok lidah

Editor

Next Post
Bencana banjir dan longsor melanda 11 kecamatan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabuu, 16 Maret 2022. Foto Dok BNPB.

Peringati Hari Meteorologi Sedunia, Sekjen PBB Sebut Ulah Manusia Dampak Iklim Semakin Buruk

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media