Senin, 2 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Status Gunung Lewotobi Laki-laki Turun Menjadi Siaga

Senin, 29 Januari 2024
A A
Status Gunung Lewotobi Laki-laki turun menjadi siaga. Foto Dok. Kementerian ESDM.

Status Gunung Lewotobi Laki-laki turun menjadi siaga. Foto Dok. Kementerian ESDM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur menjadi “Siaga” Level III dari sebelumya status “Awas” atau Level III. Penurunan status dilakukan PVMBG usai memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunungapi Lewotobi Laki-laki yang terus mengalami penurunan.

“Pengamatan secara visual dan kegempaan pada periode selama 23 – 29 Januari 2024, menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik G. Lewotobi Laki-laki cenderung menurun,” ujar Kepala PVMBG Hendra Gunawan di Bandung, Senin, 29 Januari 2024.

Indikasi menurunnya aktivitas vulkanik juga tercermin dari adanya penurunan intensitas gempa vulkanik dalam. Ada indikasi penurunan suplai magma dan tinggi kolom erupsi menurun dari rata-rata 1.500 meter menjadi 500 meter di atas puncak,” ujar Kepala PVMBG Hendra Gunawan di Bandung, Senin, 29 Januari 2024.

Baca Juga: Analisa BMKG Masih Ada Potensi Hujan Terjadi Awal Februari 2024

PVMBG mengamati, sebenarnya awan panas guguran masih terjadi dengan jarak luncur rata-rata 1 km dan maksimal 2 km dari pusat erupsi. Namun pergerakan aliran lava di arah timur laut cenderung melambat karena berkurangnya suplai magma dan telah mencapai daerah topografi yang landai.

“Gempa-gempa pada periode ini didominasi gempa permukaan yang menandakan magma sudah mencapai permukaan dan sebagian keluar dari kawah. Terekamnya gempa hybrid menunjukkan terjadi pertumbuhan kubah lava dengan laju rendah,” lanjut Hendra.

Selain data-data penurunan aktivitas vulkanik di atas, PVMBG juga mencatat ada penurunan data kegempaan. Jumlah gempa erupsi dari sebelumnya 15-25 kejadian setiap hari, saat ini hanya 3-5 kejadian setiap hari. Jarak luncur awan panas guguran juga berkurang dari sebelumnya mencapai hingga 2 km. Saat ini, jarak luncur awan panas guguran rata-rata sekitar 1 km. Luncuran guguran awan panas dan lava mash mengarah pada sektor utara-timur laut dan timur laut.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas vulkanikGunung Lewotobi Laki-lakiNusa Tenggara TimurPVMBG Badan GeologiStatus Siaga

Editor

Next Post
Guru Besar SDA dan Lingkungan UGM, Prof. Agus Maryono. Foto ums.ac.id.

Agus Maryono, Kelola Air Hujan Menjadi Air Bersih untuk Atasi Krisis Air

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi mekanisme terbentuknya bencana longsoran di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Ilustrasi Imam Achmad Sadisun/ITB.Begini Mekanisme Aliran Lumpur Saat Longsor Bandung Barat
    In IPTEK
    Jumat, 30 Januari 2026
  • Tiga petani di Pino Raya di Bengkulu Selatan dikriminalisasi. Foto Dok. Walhi.Petani Korban Penembakan di Pino Raya Dikriminalisasi
    In News
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Kawasan Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor. Foto KLH/BPLH.Longsor Bandung Barat, KLH Sebut Ada Kerapuhan pada Struktur Tutupan Lahan
    In Lingkungan
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.Gayatri Marliyani, Kemungkinan Aktivitas Sesar Opak Akibat Tekanan dari Gempa Pacitan
    In Sosok
    Rabu, 28 Januari 2026
  • Proses operasi modifikasi cuaca (OMC). Foto Dok. BMKG.BMKG Bantah Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Pemicu Ketidakstabilan Cuaca
    In News
    Rabu, 28 Januari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media