Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Subvarian Baru Omicron Masuk ke Indonesia, Pariwisata Tunggu Kebijakan

Senin, 13 Juni 2022
A A
Ilustrasi pencegahan varian Omicron. Foto Alexandra_Koc/pixabay.com.

Ilustrasi pencegahan varian Omicron. Foto Alexandra_Koc/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Empat kasus tersebut terdiri dari satu orang positif BA.4. pasien adalah WNI dengan kondisi klinis tidak bergejala serta telah melakukan vaksinasi dua kali. Tiga orang lainnya kasus positif BA.5. Mereka merupakan pelaku perjalanan luar negeri delegasi pertemuan The Global Platform for Disaster Risk Reduction di Bali pada 23 – 28 Mei 2022.

Baca Juga: Bupati Langkat Nonaktif Jadi Tersangka Kepemilikan Satwa Dilindungi

Kondisi klinis tiga orang tersebut meliputi dua orang tidak bergejala dan satu orang gejala ringan berupa sakit tenggorokan dan badan pegal. Mereka rata-rata sudah melakukan vaksinasi booster. Bahkan ada yang empat kali melakukan vaksinasi Covid-19. Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 diketahui memiliki tingkat kesakitan rendah pada pasien yang terkonfirmasi positif.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dokter spesialis paru, Mohammad Syahril menjelaskan, laporan global melalui GISAID telah menginformasikan, bahwa secara epidemiologi sudah ada 6.903 sekuens subvarian BA.4. Laporan tersebut berasal dari 58 negara. Lima negara dengan jumlah laporan terbanyak meliputi Afrika Selatan, Amerika Serikat, Britania Raya, Denmark, dan Israel.

Baca Juga: Kado Hari Laut Sedunia, Ribuan Telur Penyu Sisik Gagal Diselundupkan

Sedangkan laporan subvarian Omicron BA.5 yang telah dilaporkan sebanyak 8.687 sekuens dari 63 negara. Ada lima negara dengan laporan sekuens terbanyak, yaitu Amerika, Portugal, Jerman, Inggris, dan Afrika Selatan.

Berdasarkan laporan kasus tingkat global, menurut Syahril, transmisi BA.4 maupun BA.5 memiliki kemungkinan menyebar lebih cepat dibandingkan subvarian omicron BA.1 dan BA.2.

“Namun tingkat keparahan dari BA.4 dan BA.5 tidak ada indikasi menyebabkan kesakitan lebih parah dibandingkan varian omicron lainnya,” kata Syahril dalam konferensi pers.

Tiga negara, yakni Afrika Selatan, Portugal, dan Chili mengalami kenaikan kasus Covid-19 yang cukup signifikan terkait dengan peningkatan kasus BA.4 dan BA.5. Sementara kasus di Indonesia baru diketahui awal Juni 2022.

“Yang perlu diwaspadai adalah immune escape. Artinya, imunitas seseorang memiliki kemungkinan lolos dari perlindungan kekebalan yang disebabkan oleh infeksi varian Omicron,” imbuh Syahril. [WLC02]

Sumber: kemenparekraf.go.id dan kemkes.go.id.

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BaliepidemiologiKementerian KesehatanMenparekraf/KabaparekrafOmicronpariwisatasubvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5vaksinasi booster

Editor

Next Post
Poster film "Legenda Kuliner Patria". Foto its.ac.id.

Mengenal Makanan Khas Blitar Lewat Film “Legenda Kuliner Patria”

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media