Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Suplai Magma Aktif, Waspada Guguran Lava dan Awan Panas Merapi

Minggu, 14 April 2024
A A
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi meningkat, April 2024. Foto Dok. Kementerian ESDM.

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi meningkat, April 2024. Foto Dok. Kementerian ESDM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Data pemantauan Gunung Merapi menunjukkan suplai magma masih berlangsung sehingga dapat memicu terjadinya awan panas guguran (APG) di daerah potensi bahaya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakat sekitar Gunung Merapi mewaspadai terjadinya guguran lava dan awan panas.

“Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya tersebut,” ucap Kepala PVMBG Hendra Gunawan di Bandung, Minggu, 14 April 2024.

Baca Juga: Longsor di Tana Toraja Akibatkan 14 Orang Tewas

Potensi bahaya Gunung Merapi saat ini berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km serta Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas vulkanikawan panas guguranGunung MerapiPVMBGsuplai magma

Editor

Next Post
Korban tewas akibat longsor di Tana Toraja bertambah menjadi 18 jiwa. Foto Dok. BPBD Tana Toraja.

Korban Tewas Akibat Longsor Tana Toraja Menjadi 18 Orang

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media