Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tambang Ilegal di Solok Longsor, 12 Tewas dan 2 Orang dalam Pencarian

Sabtu, 28 September 2024
A A
Longsor di kawasan tambang ilegaldi Solok, Sumbar pada 26 September 2024. Foto Dok. BNPB.

Longsor di kawasan tambang ilegaldi Solok, Sumbar pada 26 September 2024. Foto Dok. BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kawasan tambang ilegal di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatra Barat longsor pada 26 September 2024 sekitar pukul 17.00 WIB. Longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan struktur tanah yang labil. Hingga hari ini, Sabtu, 28 September 2024 pukul 12.00 WIB, tercatat total 12 orang tewas, 2 orang masih dalam pencarian, dan 11 orang selamat.

“Kawasan ini dikenal menjadi area tambang illegal. Diperkirakan 25 orang yang terdampak sedang bekerja ketika longsor terjadi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dalam keterangan tertulis tertanggal 28 September 2024.

Daftar korban tewas meliputi: Safrul Jamil (36 tahun, L, Talang Timur); Dasriwandi (47 tahun, L, Talang Barat); Doris Purba Ananda (30 tahun, L, Panasahan); Yedrimen (44 tahun, L, Talang Barat); Yusrizal (44 tahun, L, Taratak Dama); Ilham (25 tahun, L, Panasahan); Zil (37 tahun, L, Solok Selatan); Indra (18 tahun, L, Solok Selatan); Gusri Ramadansyah (44 tahun, L, Pansahan); Ambra (29 tahun, L, Surian); Zakir (26 tahun, L, Taratak Batu Salimpek); dan Herma Doni (36 tahun, L, Padang Aro, Solok Selatan).

Baca Juga: Begini Siklus Zat Beracun Arsen Mengontaminasi Tubuh Melalui Makanan

Kumlah korban tewas sempat simpang siur. Sebelumnya, dilaporkan ada 15 korban jiwa. Namun setelah verifikasi ulang, jumlah tersebut dikoreksi menjadi 12 orang.

“Ada salah komunikasi karena lokasi kejadian di area blank spot, sehingga informasi awal yang diterima tidak sepenuhnya akurat,” jelas Muhari.

Proses identifikasi korban dilakukan tim gabungan bekerja sama dengan BPBD, Basarnas, dan pihak terkait lainnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Cuaca EkstremKabupaten Soloktambang ilegal longsor

Editor

Next Post
Peta lokasi gerakan tanah di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Foto Kementerian ESDM.

Longsor Tambang di Solok Berada di Zona Potensi Gerakan Tanah

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media