Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Terjadi Gempa Letusan, Status Gunung Raung Naik Jadi Waspada

Jumat, 29 Juli 2022
A A
Gunung Raung di Jawa Timur. Foto esdm.go.id

Gunung Raung di Jawa Timur. Foto esdm.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tingkat aktivitas Gunung Raung di Jawa Timur, dinaikkan dari Level I (normal) menjadi Level II (waspada) per 29 Juli 2022, pukul 08:00 WIB. Penaikan status gunungapi tersebut seiring dengan peningkatan aktivitas gunungapi yang berada di wilayah tiga kabupaten di Jawa Timur ini, yakni Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember.

Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada 27 Juli 2022 telah terjadi gempa letusan di Gunung Raung. Gempa letusan itu menunjukkan terjadinya peningkatan tekanan secara tiba-tiba pada permukaan dangkal. Peningkatan terjadi setelah ada peningkatan aktivitas gempa vulkanik dangkal, gempa hembusan, dan gempa tektonik jauh.

“Karena gempa tremor menerus, pergerakan fluida ke permukaan diperkirakan masih terjadi meskipun dalam tingkat yang rendah. Pergerakan pusat tekanan menuju permukaan menghasilkan letusan eksplosif,” papar Kepala Badan Geologi, Eko Budi Lelono.

Baca Juga: Tiga Gempa Dangkal Guncang Karangasem Bali Sejak Rabu Malam hingga Kamis

Pemantauan secara intensif terus dilakukan untuk mengevaluasi aktivitas Gunung Raung. Serta perlu koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Demi keamanan dan keselamatan, masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati pusat erupsi gunungapi dengan radius tiga kilometer dari kawah. Mengingat ada potensi ancaman bahaya berupa lontaran material batuan pijar, meskipun sebarannya masih terbatas di dalam kawah. Sedangkan material berukuran abu dapat tersebar lebih jauh tergantung arah dan kecepatan angin.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Badan GeologiBPBDerupsi gunung apiGunung RaungJawa TimurLevel ILevel IInormalPVMBG Badan Geologiwaspada

Editor

Next Post
Bangkai hiu paus totol di Sungai Bogowonto, Kulon Progo, 27 Juli 2022. Foto Polhut BKSDA Yogyakarta

Hiu Paus Totol Berat 1 Ton Mati Terdampar di Sungai Bogowonto

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media