Kamis, 5 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tips Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Aman Saat Cuaca Ekstrem

Rabu, 10 Desember 2025
A A
Ilustrasi museum menjadi salah satu destinasi wisata indoor yang aman saat cuaca ekstrem. Foto valentinsimon0/pixabay.com.

Ilustrasi museum menjadi salah satu destinasi wisata indoor yang aman saat cuaca ekstrem. Foto valentinsimon0/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

“BMKG berkomitmen memberikan informasi cuaca terkini, peringatan dini yang tepat waktu, serta dukungan teknis kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keselamatan masyarakat selama periode Nataru,” tutur dia.

Ia mengimbau masyarakat secara aktif memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web, media sosial, maupun aplikasi InfoBMKG.

“Jangan jangan mudah terpengaruh informasi yang tidak valid atau hoaks di luar sumber resmi,” pesan Guswanto.

Dalam arahannya, Pratikno menegaskan kesiapsiagaan tahun ini membutuhkan perhatian ekstra. Sebab beberapa wilayah masih terdampak bencana hidrometeorologi, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.

Baca juga: Bambang Hero, 1-2 Pohon Tumbang Itu Alami, Kalau Akibatkan Longsor Itu Ulah Manusia

Pemerintah harus memastikan layanan publik, logistik, dan dukungan terhadap kegiatan peribadatan tetap berjalan, khususnya di daerah yang merayakan Natal di tengah pemulihan pascabencana.

“Ini juga sebuah PR berat, bukan hanya untuk mengantisipasi. Namun juga bagaimana memberikan layanan untuk peribadatan, untuk kepariwisataan, dan lain-lain di wilayah yang terdampak bencana. Jadi antisipasi bukan hanya dilakukan terhadap risiko bencana baru, tapi juga memberikan pelayanan terhadap bencana yang ada,” papar dia.

Ia mengimbau seluruh elemen pemerintah memberikan dukungan penuh bagi masyarakat di wilayah yang mayoritas merayakan Natal. BMKG juga diminta terus memperkuat operasi modifikasi cuaca di wilayah berisiko tinggi menjelang puncak mobilitas masyarakat.

“Nataru kali ini bukan hanya standar yang biasa kami lakukan, tapi juga bagaimana memberikan dukungan ekstra ke wilayah-wilayah terdampak bencana,” pesan Pratikno.

Baca juga: Pertambangan Pasir Mengikis Benteng Alami Penahan Tsunami di Selatan Jawa

Liburan aman di tengah cuaca esktrem

Dosen D-4 Destinasi Pariwisata, Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (Unair), Novianto Edi Suharno memberikan sejumlah panduan berdasarkan pengamatan dan analisis terkini. Ia menekankan keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama daripada rencana perjalanan.

“Prinsip utamanya ya kita harus mengutamakan keselamatan terlebih dahulu, bukan lagi rencana perjalanan wisatanya. Kemungkinan kita masih juga punya waktu untuk mengunjungi di lain waktu atau lain bulan,” kata dia.

Ia menyarankan agar calon wisatawan terus melakukan pemantauan terhadap informasi dari BMKG, khususnya untuk wilayah destinasi tujuan. Pemilihan sarana transportasi juga perlu pertimbangan matang dengan memprioritaskan moda yang relatif aman. Aspek akomodasi juga perlu perhatian khusus. Ia merekomendasikan untuk memilih tempat menginap dengan kebijakan pembatalan dan pengembalian dana yang fleksibel.

Baca juga: Rantai Mikroplastik Hingga Masuk ke Tubuh Manusia

“Bisa kereta api misal. Kalau pakai kendaraan pribadi disesuaikan jenis kendaraan dengan destinasi. Kalau ke gunung jangan pakai sedan. Pilih pemesanan akomodasi yang fleksibel untuk pembatalan dan refund. Karena cuaca yang sulit diprediksi, kita bisa pilih last minute booking saat kondisi cuaca sudah jelas,” papar dia.

Dalam pemilihan destinasi, tujuan wisata indoori seperti museum, pusat perbelanjaan, galeri seni, atau pertunjukan dalam gedung dinilai lebih resilien.

“Kalau ke alam itu usahakan memiliki kawasan konservasi yang memang sudah memiliki manajemen konservasi, tata kelola yang baik. Jadi infrastrukturnya jelas ada rute evakuasi dan punya peringatan dini untuk bencana,” ujar dia.

Tak hanya perencanaan matang, Novianto juga menyebutkan beberapa kiat-kiat apabila wisatawan terlanjur terjebak dalam kondisi ekstrem ketika telah tiba di destinasi wisata.

Baca juga: Update Bencana Sumatra, Korban Meninggal 867 Orang, Operasi Pembukaan Jalan Diintensifkan

“Pahami titik evakuasi. Hentikan aktivitas jika tidak memungkinkan. Misal di gunung ada badai, protokol utamanya hentikan pendakian,” tutur dia.

Ia menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat luas untuk senantiasa melihat situasi dan selalu mengutamakan keselamatan.

“Jangan memaksakan aktivitas outdoor berdasarkan pengalaman lampau. Yang namanya alam dan outdoor itu unpredictable. Kita harus menguatkan literasi cuaca dan harus membangun komunikasi aktif, terutama dengan destinasi yang akan dikunjungi,” pesan dia. [WLC02]

Sumber: BMKG, Unair

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: awan CumulonimbusBMKGCuaca EkstremOMCTahun BaruUnair

Editor

Next Post
"Keberanian memanggil keberanian di manapun berada". Foto dimitrisvetsikas1969/pixabay.com.

Hari HAM, Dua Warga Pembela Lingkungan Hidup di Poso dan Ketapang Dikriminalisasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi hujan lebat. Foto Bru-nO/pixabay.com.BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gempa bumi M 6,4 mengguncang Aceh dan Sumatra Utara, 3 Maret 2026. Foto BMKG.Aceh dan Sumut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 6,4
    In Bencana
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.Tanggal 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Bulan Total Mulai Pukul 18.03 WIB
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik
    In Sosok
    Senin, 2 Maret 2026
  • Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum
    In IPTEK
    Senin, 2 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media