Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Update Bencana Sumatra, Korban Meninggal 867 Orang, Operasi Pembukaan Jalan Diintensifkan

Jumat, 5 Desember 2025
A A
Kondisi Agam, Sumatra Barat usai banjir bandang, Sabtu, 29 November 2025. Foto Dok. BNPB.

Kondisi Agam, Sumatra Barat usai banjir bandang, Sabtu, 29 November 2025. Foto Dok. BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Operasi penanganan dampak bencana Sumatra yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat hingga Jumat, 5 Desember 2025, terus dilakukan oleh tim gabungan meliputi pembukaan akses jalan, pembangunan jembatan bailey, dan operasi modifikasi cuaca.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam konferensi pers penanganan dampak bencana Sumatra, mengatakan jumlah korban yang ditemukan meninggal dunia bertambah menjadi 867 orang.

“Per hari ini (5 Desember 2025) ada penemuan 31 jenazah oleh Tim SAR gabungan,” kata Abdul.

Total korban meninggal dunia provinsi Sumatra Utara (Sumut) 312 orang, korban yang masih dalam pencarian 133 jiwa. Di Provinsi Aceh korban meninggal dunia 345 orang, korban hilang 174 orang, dan di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), 210 orang meninggal dan telah ditemukan.

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat 5-11 Desember 2025

“Total korban meninggal dunia yang telah ditemukan per hari ini, 867 jenazah, dan korban yang masih dalam pencarian 521 jiwa,” kata Abdul.

Dampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di kabupaten dan kota di tiga provinsi tersebut, jumlah pengungsi 849.437 penduduk.

BNPB menjelaskan, progres penanganan dampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, tim gabungan telah berhasil membuka sejumlah akses jalan. Pembukaan akses jalan di wilayah-wilayah terdampak ini, melancarkan distribusi bantuan logistik ke lokasi pengungsian dan juga kantong pengungsian lainnya.

“Ini progres yang signifikan,” kata Abdul.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: AcehBanjir BandangBencana SumatraSumatera BaratSumatera UtaraTanah Longsor

Editor

Next Post
Koalisi Sistem Pangan Lestari (KSPL) bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta luncurkan buku “Jejak Kemandirian Pangan Lokal” himpunan tulisan Journalist Fellowship 2025, di Tamarin Hotel, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Desember 2025. Foto Istimewa.

KSPL dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Jejak Kemandirian Pangan Lokal

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media