Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tornado Pertama, 493 Rumah Warga Kabupaten Bandung Rusak

Rabu, 21 Februari 2024
A A
Pohon tumbang dampak dari angin puting beliung di Sumedang, Jawa Barat, 21 Februari 2024. Foto Dok. BPBD Sumedang.

Pohon tumbang dampak dari angin puting beliung di Sumedang, Jawa Barat, 21 Februari 2024. Foto Dok. BPBD Sumedang.

Share on FacebookShare on Twitter

Tornado Pertama Kali

Pakar Klimatologi BRIN, Erma Yulihastin menjelaskan, bahwa bencana angin puting beliung yang terjadi di Bandung sebenarnya adalah tornado. Pernyataan Erma mendasarkan pada ciri-ciri tornado yang berbeda dengan puting beliung. Bahwa tornado punya skala kekuatan angin lebih tinggi dan radius lebih luas dengan kecepatan angin minimal 70 km/jam.

“Dalam kajian kami di BRIN, angin putting beliung terkuat 56 km/jam,” kata Erma dalam akun X-nya, @EYulihastin pada 21 Februari 2024.

Selain itu durasi puting beliun yang biasa terjadi di Indonesia hanya sekitar 5-10 menit. Durasi itu sudah masuk kategori sangat lama. Sedangkan kasus yang tidak biasa ketika putting beliung terjadi dalam durasi 20 menit di Cimenyan pada 2021.

Terkait tornado di Rancaekek, Erma dan tim peneliti BRIN akan melakukan rekonstruksi dan investigasi. Kronologi melalui rekaman foto dan video dari masyarakat dinilai cukup membantu mendokumentasikan fenomena alam yang disebutnya extreme event itu.

“Extreme event ini adalah tornado yang pertama (di Indonesia),” kata Erma. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: angin puting beliungangin tornadoBNPBBPBD BandungBPBD SumedangTornado Rancaekek

Editor

Next Post
Penampakan volcanic glow saat Gunung Marapi kembali meletus, 29 Februari 2024. Foto Dok. PVMBG.

Akhir Februari, Marapi Meletus ke-60 Kali

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media