Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tornado Pertama, 493 Rumah Warga Kabupaten Bandung Rusak

Rabu, 21 Februari 2024
A A
Pohon tumbang dampak dari angin puting beliung di Sumedang, Jawa Barat, 21 Februari 2024. Foto Dok. BPBD Sumedang.

Pohon tumbang dampak dari angin puting beliung di Sumedang, Jawa Barat, 21 Februari 2024. Foto Dok. BPBD Sumedang.

Share on FacebookShare on Twitter

Tornado Pertama Kali

Pakar Klimatologi BRIN, Erma Yulihastin menjelaskan, bahwa bencana angin puting beliung yang terjadi di Bandung sebenarnya adalah tornado. Pernyataan Erma mendasarkan pada ciri-ciri tornado yang berbeda dengan puting beliung. Bahwa tornado punya skala kekuatan angin lebih tinggi dan radius lebih luas dengan kecepatan angin minimal 70 km/jam.

“Dalam kajian kami di BRIN, angin putting beliung terkuat 56 km/jam,” kata Erma dalam akun X-nya, @EYulihastin pada 21 Februari 2024.

Selain itu durasi puting beliun yang biasa terjadi di Indonesia hanya sekitar 5-10 menit. Durasi itu sudah masuk kategori sangat lama. Sedangkan kasus yang tidak biasa ketika putting beliung terjadi dalam durasi 20 menit di Cimenyan pada 2021.

Terkait tornado di Rancaekek, Erma dan tim peneliti BRIN akan melakukan rekonstruksi dan investigasi. Kronologi melalui rekaman foto dan video dari masyarakat dinilai cukup membantu mendokumentasikan fenomena alam yang disebutnya extreme event itu.

“Extreme event ini adalah tornado yang pertama (di Indonesia),” kata Erma. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: angin puting beliungangin tornadoBNPBBPBD BandungBPBD SumedangTornado Rancaekek

Editor

Next Post
Penampakan volcanic glow saat Gunung Marapi kembali meletus, 29 Februari 2024. Foto Dok. PVMBG.

Akhir Februari, Marapi Meletus ke-60 Kali

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media