Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ubi Kayu Berpotensi Jadi Pengganti Tepung Terigu Impor

Komoditas ini berpotensi diolah menjadi produk olahan makanan berbasis karbohidrat berupa makanan pokok maupun makanan ringan atau camilan.

Rabu, 29 Oktober 2025
A A
Tepung mocaf dari olahan ubi kayu. Foto Dok. IKBIS.

Tepung mocaf dari olahan ubi kayu. Foto Dok. IKBIS.

Share on FacebookShare on Twitter

Tapioka juga dibutuhkan pada dunia industri, antara lain berupa bahan dasar gula cair, pengental, maupun perekat pada industri tekstil dan kertas.

Baca juga: Walhi Pastikan Target Iklim Second NDC Indonesia Semu, Gagal Menjawab Keadilan Iklim

Meski demikian, Joko mengingatkan kandungan bahaya sianida (HCN) yang terdapat dalam ubi kayu. Aturannya, singkong yang memiliki kadar asam sianida di bawah 50 mg/kg, aman untuk dikonsumsi secara langsung.

“Ubi kayu pahit biasanya memiliki kandungan HCN di atas 50 mg/kg. Biasanya tidak dikonsumsi langsung dan digunakan sebagai bahan baku industri seperti gaplek, pati, tepung, dan bioetanol,” jelas dia.

Masyarakat dapat memanfaatkan ubi kayu untuk diolah dalam beberapa kondisi. Seperti ubi kayu segar baik dengan atau tanpa kulit, ubi kayu setelah dikeringkan atau gaplek, tepung, serta tapioka.

Baca juga: Hutan Ulu Masen di Aceh Jadi Lokasi Riset Aksi Atasi Konflik Gajah dan Manusia

Dalam keadaan segar, masyarakat dapat memanfaatkan ubi kayu menjadi beragam olahan makanan tradisional. Sebut saja, lemet, getuk, rengginang, kue mangkok, wingko, brownis, tape, keripik, hingga mie ubi kayu.

Dalam kondisi setelah pengeringan atau disebut gaplek, ubi kayu setelah dikomposit dengan beberapa tepung lain dapat dimanfaatkan dalam pembuatan beras analog.

Selain produk olahan pangan, Joko mengungkap, ubi kayu berpotensi dikembangkan pada sektor industri lain, seperti pakan ternak dan bioetanol. Dengan pengolahan dan pemanfaatan yang tepat, ubi kayu bisa menjadi sumber daya unggulan daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Ubi kayu menjadi salah satu komoditas pangan strategis beberapa daerah di Indonesia. Pada 2023, produksi nasional ubi kayu tercatat 16,76 juta ton dengan kontribusi signifikan dari Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 1,07 juta ton. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINtepung mocaftepung teriguubi kayu

Editor

Next Post
Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.

Masyarakat Sipil Tolak AZEC, Solusi Palsu Perpanjang Ketergantungan Energi Fosil

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media