Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Upaya Mengembalikan Kejayaan Kelapa di Indonesia dan Dunia

Kamis, 6 Februari 2025
A A
Ilustrasi kelapa dan pohonnya. Foto cegoh/pixabay.com.

Ilustrasi kelapa dan pohonnya. Foto cegoh/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – IPB University bersama Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI) menandatangani memorandum of understanding (MoU) terkait tridarma perguruan tinggi meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Acara penandatanganan MoU dilakukan dilakukan di Ruang Sidang Senat Akademik, Kampus IPB Dramaga pada 30 Januari 2025. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong efektivitas produksi kelapa agar mendunia.

Target kolaborasi ini, RoeKI bersama IPB University akan membangun industri kelapa terpadu yang terintegrasi dari hulu sampai hilir agar terciptanya kemandirian energi dan kemandirian limbah.

“Kami akan membangun Pusat Kulakan Petani Kelapa sebagai wadah untuk mempertemukan petani dan industri, membangun Coco Academy yang akan membuat standardisasi harga, standardisasi proses industri, dan menjadikan pusat pelatihan perkelapaan di Indonesia,” papar Ketua Umum RoeKI, Galih Batara Muda.

Baca juga: Indonesia Punya Risiko Ketergantungan Pendanaan Obat dari Negara Lain

Selain itu, dua institusi ini akan mendirikan Coco Innovation Valley dan membangun laboratorium terpadu di Jonggol.

Ia berharap dukungan dari IPB University sebagai lembaga Pendidikan dapat memberikan dampak luas dan berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan ekonomi petani, sosial budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut dia, pada era saat ini, kolaborasi antar pihak sangat penting. Kolaborasi antara petani, industri, pebisnis, akademisi, dan pemerintah merupakan langkah besar untuk mewujudkan kembali kejayaan kelapa Indonesia.

Baca juga: Penting Pengetahuan Karakteristik Lokasi Wisata Tujuan untuk Cegah Kecelakaan

Mengingat saat ini, Indonesia bukan lagi sebagai negara dengan luas lahan kelapa terbesar di dunia. Juga bukan juga negara penghasil kelapa nomor satu di dunia. Kerusakan lahan dan konversi lahan semakin luas, sementara regenerasi petani sudah hampir tidak ada.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: IPB Universitykejayaan kelapa IndonesiakelapaRoeKI

Editor

Next Post
Arsinum, teknologi pengolahan air laut menjadi air siap minum untuk wilayah pesisir dan pulau-pulau terkecil. Foto PRLTB BRIN.

Arsinum, Inovasi Air Laut Siap Minum untuk Masyarakat Pesisir dan Pulau Kecil

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media