Minggu, 10 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Arsinum, Inovasi Air Laut Siap Minum untuk Masyarakat Pesisir dan Pulau Kecil

Saat kondisi kering, air minum di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil didatangkan dari luar daerah. Harganya sangat mahal berkisar Rp36.000-Rp40.000 per galon.

Jumat, 7 Februari 2025
A A
Arsinum, teknologi pengolahan air laut menjadi air siap minum untuk wilayah pesisir dan pulau-pulau terkecil. Foto PRLTB BRIN.

Arsinum, teknologi pengolahan air laut menjadi air siap minum untuk wilayah pesisir dan pulau-pulau terkecil. Foto PRLTB BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, seperti Sulawesi Selatan, umumnya kesulitan dalam mengakses arsinum yang memadai. Kerapkali hanya mengandalkan air hujan.

Menurut Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih (PRLTB) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wahyu Hidayat, saat kondisi kering, air minum didatangkan dari luar daerah. Harganya sangat mahal, berkisar Rp36.000-Rp40.000 per galon.

BRIN dan PT Mattasi Lompoa Nusantara sepakat menjalin kerja sama lisensi untuk paten Peralatan Pengolahan Air Siap Minum – Arsinum Sea Water Reverse Osmosis 5000 Liter Stasioner. Alat tersebut diperuntukkan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Baca juga: Upaya Mengembalikan Kejayaan Kelapa di Indonesia dan Dunia

Arsinum Sea Water Reverse Osmosis 5000 Liter Stasioner merupakan peralatan pengolahan air siap minum (arsinum) khusus untuk air laut. Dengan teknologi arsinum ini, masyarakat dapat mengandalkan sumber daya air laut yang tidak terbatas untuk diolah menjadi arsinum.

“Inovasi ini sudah diuji dan memenuhi baku mutu yang sesuai untuk air minum yang sehat,” kata Wahyu di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Jumat, 7 Februari 2025.

Adapun kapasitas 5000 liter telah diperhitungkan dari segi ekonomi. Sebab apabila di bawah 5000 liter secara ekonomi tidak visible antara biaya operasional dengan yang dihasilkan.

Baca juga: Indonesia Punya Risiko Ketergantungan Pendanaan Obat dari Negara Lain

“Perhitungan kami dengan biaya produksi sangat murah sekitar Rp600, masyarakat bisa menikmati air yang sehat dengan harga jual Rp8.000 per galon,” imbuh dia.

Teknologi arsinum merupakan pengembangan produk inovasi sebelumnya untuk air tawar dan air payau. Wahyu berharap, penempatan teknologi arsinum dapat sesuai dengan kebutuhan daerah lainnya, baik untuk daerah dengan sumber air tawar, air payau, air gambut, juga air laut.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R. Hendrian usai penandatanganan perjanjian lisensi menyampaikan, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan pulau kecil.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Air Laut Siap MinumArsinumBRINwilayah pesisir dan pulau-pulau terkecil

Editor

Next Post
Tanggul laut raksasa di pantai utara Jakarta. Foto SDA PU.

Konsep Giant Sea Wall Versi Ahli yang Diklaim Tidak Meminggirkan Nelayan

Discussion about this post

TERKINI

  • Industri wisata On The Rock di bangun di atas karst Gunungsewu, Gunungkidul, Selasa, 6 Mei 2026. Foto Pito Agustin/wanaloka.com.Walhi Yogya Ingatkan, Sanksi Denda Industri Wisata di KBAK Gunungsewu Tak Membuat Jera
    In News
    Kamis, 7 Mei 2026
  • Pegiat lingkungan,, Arief Kamarudin menunjukkan ikana sapu-sapu yang ditangkapnya. Foto @ariefkamarudin/instagram.Bagaimana Ikan Asal Amazon Bisa Menginvasi Sungai di Indonesia?
    In Rehat
    Kamis, 30 April 2026
  • Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berbicara kepada awak media usai sertijab, 29 APril 2026. Foto KLH/BPLH.Pesan Walhi dan Janji Menteri Baru Lingkungan Hidup
    In News
    Rabu, 29 April 2026
  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media