Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Arsinum, Inovasi Air Laut Siap Minum untuk Masyarakat Pesisir dan Pulau Kecil

Saat kondisi kering, air minum di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil didatangkan dari luar daerah. Harganya sangat mahal berkisar Rp36.000-Rp40.000 per galon.

Jumat, 7 Februari 2025
A A
Arsinum, teknologi pengolahan air laut menjadi air siap minum untuk wilayah pesisir dan pulau-pulau terkecil. Foto PRLTB BRIN.

Arsinum, teknologi pengolahan air laut menjadi air siap minum untuk wilayah pesisir dan pulau-pulau terkecil. Foto PRLTB BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, seperti Sulawesi Selatan, umumnya kesulitan dalam mengakses arsinum yang memadai. Kerapkali hanya mengandalkan air hujan.

Menurut Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih (PRLTB) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wahyu Hidayat, saat kondisi kering, air minum didatangkan dari luar daerah. Harganya sangat mahal, berkisar Rp36.000-Rp40.000 per galon.

BRIN dan PT Mattasi Lompoa Nusantara sepakat menjalin kerja sama lisensi untuk paten Peralatan Pengolahan Air Siap Minum – Arsinum Sea Water Reverse Osmosis 5000 Liter Stasioner. Alat tersebut diperuntukkan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Baca juga: Upaya Mengembalikan Kejayaan Kelapa di Indonesia dan Dunia

Arsinum Sea Water Reverse Osmosis 5000 Liter Stasioner merupakan peralatan pengolahan air siap minum (arsinum) khusus untuk air laut. Dengan teknologi arsinum ini, masyarakat dapat mengandalkan sumber daya air laut yang tidak terbatas untuk diolah menjadi arsinum.

“Inovasi ini sudah diuji dan memenuhi baku mutu yang sesuai untuk air minum yang sehat,” kata Wahyu di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Jumat, 7 Februari 2025.

Adapun kapasitas 5000 liter telah diperhitungkan dari segi ekonomi. Sebab apabila di bawah 5000 liter secara ekonomi tidak visible antara biaya operasional dengan yang dihasilkan.

Baca juga: Indonesia Punya Risiko Ketergantungan Pendanaan Obat dari Negara Lain

“Perhitungan kami dengan biaya produksi sangat murah sekitar Rp600, masyarakat bisa menikmati air yang sehat dengan harga jual Rp8.000 per galon,” imbuh dia.

Teknologi arsinum merupakan pengembangan produk inovasi sebelumnya untuk air tawar dan air payau. Wahyu berharap, penempatan teknologi arsinum dapat sesuai dengan kebutuhan daerah lainnya, baik untuk daerah dengan sumber air tawar, air payau, air gambut, juga air laut.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R. Hendrian usai penandatanganan perjanjian lisensi menyampaikan, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan pulau kecil.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Air Laut Siap MinumArsinumBRINwilayah pesisir dan pulau-pulau terkecil

Editor

Next Post
Tanggul laut raksasa di pantai utara Jakarta. Foto SDA PU.

Konsep Giant Sea Wall Versi Ahli yang Diklaim Tidak Meminggirkan Nelayan

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media