Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Update Dampak Gempa Batang 49 Rumah Rusak dan 12 Warga Terluka

Senin, 8 Juli 2024
A A
Warga dibantu berbagai pihak membersihkan puing-puing akibat gempa Batang, 8 Juli 2024. Foto BPBD Batang.

Warga dibantu berbagai pihak membersihkan puing-puing akibat gempa Batang, 8 Juli 2024. Foto BPBD Batang.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Berdasarkan pemutakhiran data tim kaji cepat di lapangan pada Senin, 8 Juli 2024, sebanyak 49 unit rumah rusak dan 12 orang terluka. Data tersebut merupakan dampak kerusakan akibat gempa bumi dangkal dengan kedalaman 6 kilometer dan berkekuatan magnitudo 4.4 di wilayah Kabupaten Batang dan sekitarnya yang terjadi kemarin, Ahad, 7 Juli 2024.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebut gempa yang mengguncang Batang dan Pekalongan tersebut merupakan gempa bumi kerak dangkal (shallow crustal earthquake).

“Gempa itu dipicu aktivitas sesar aktif dengan mekanisme geser (strike slip),” tulis Daryono lewat akun X @DaryonoBMKG.

Baca Juga: Banjir dan Longsor di Bone Bolango, Enam Orang Tewas Tertimbun

Dari 49 unit rumah rusak tersebut termasuk 11 fasilitas umum di wilayah Kabupaten Batang. Rincian data tersebut meliputi 5 rumah rusak berat, 12 rumah rusak sedang dan 32 rumah rusak ringan. Sementara kerusakan fasilitas umum berupa 1 tempat ibadah, 3 sekolah, 1 pasar dan bangunan lain 1 unit.

“Kerusakan bangunan juga dilaporkan berupa dua unit rumah warga di wilayah Kelurahan Gamer, Kota Pekalongan,” kata kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan tertulis tertanggal 8 Juli 2024.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa Batanggempa bumi kerak dangkalsesar aktifstrike slip

Editor

Next Post
Kunjungan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati ke Bandara YIA terkait pemasangan rambu-rambu evakuasi. Foto bmkg.go.id.

Desain Bandara YIA Diklaim Tahan Gempa Megathrust M8,7 dan Tsunami

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media