Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Update Dampak Gempa Batang 49 Rumah Rusak dan 12 Warga Terluka

Senin, 8 Juli 2024
A A
Warga dibantu berbagai pihak membersihkan puing-puing akibat gempa Batang, 8 Juli 2024. Foto BPBD Batang.

Warga dibantu berbagai pihak membersihkan puing-puing akibat gempa Batang, 8 Juli 2024. Foto BPBD Batang.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Berdasarkan pemutakhiran data tim kaji cepat di lapangan pada Senin, 8 Juli 2024, sebanyak 49 unit rumah rusak dan 12 orang terluka. Data tersebut merupakan dampak kerusakan akibat gempa bumi dangkal dengan kedalaman 6 kilometer dan berkekuatan magnitudo 4.4 di wilayah Kabupaten Batang dan sekitarnya yang terjadi kemarin, Ahad, 7 Juli 2024.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebut gempa yang mengguncang Batang dan Pekalongan tersebut merupakan gempa bumi kerak dangkal (shallow crustal earthquake).

“Gempa itu dipicu aktivitas sesar aktif dengan mekanisme geser (strike slip),” tulis Daryono lewat akun X @DaryonoBMKG.

Baca Juga: Banjir dan Longsor di Bone Bolango, Enam Orang Tewas Tertimbun

Dari 49 unit rumah rusak tersebut termasuk 11 fasilitas umum di wilayah Kabupaten Batang. Rincian data tersebut meliputi 5 rumah rusak berat, 12 rumah rusak sedang dan 32 rumah rusak ringan. Sementara kerusakan fasilitas umum berupa 1 tempat ibadah, 3 sekolah, 1 pasar dan bangunan lain 1 unit.

“Kerusakan bangunan juga dilaporkan berupa dua unit rumah warga di wilayah Kelurahan Gamer, Kota Pekalongan,” kata kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan tertulis tertanggal 8 Juli 2024.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa Batanggempa bumi kerak dangkalsesar aktifstrike slip

Editor

Next Post
Kunjungan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati ke Bandara YIA terkait pemasangan rambu-rambu evakuasi. Foto bmkg.go.id.

Desain Bandara YIA Diklaim Tahan Gempa Megathrust M8,7 dan Tsunami

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media