Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Warga Melayu Rempang Bersalawat dan Berpantun Tolak Relokasi

Rabu, 11 Oktober 2023
A A
Warga Rempang berkumpul, berpantun, berorasi dan bersalawat untuk menolak relokasi. Foto Istimewa.

Warga Rempang berkumpul, berpantun, berorasi dan bersalawat untuk menolak relokasi. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Bahan Bakar Nabati Dikembangkan untuk Kurangi Impor Bensin

Isnur membuka sambutan juga dengan berpantun. Ia menyatakan YLBHI dan LBH dari Aceh, Kalimantan, Makassar sampai Papua akan terus mendukung perjuangan warga Pulau Rempang dan Galang. Perjuangan warga kedua pulau itu dalam mempertahankan tanah adalah perjuangan konstitusi.

“Warga harus tetap solid. Sebab dalam perjuangan akan ada ruang yang dimanfaatkan untuk memecah belah perjuangan masyarakat Rempang ini,” kata Isnur dalam siaran pers yang diterima Wanaloka.com pada 11 Oktober 2023.

Isnur juga memastikan aksi solidaritas warga secara langsung membantah klaim Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia yang menyatakan bahwa ada 70 persen warga yang setuju untuk direlokasi. Terbukti, warga justru menyatakan penolakan dalam pertemuan itu dan menyatakan sikap untuk tetap mempertahankan kampung-kampung mereka.

Baca Juga: Peta Jalan Dekarbonisasi Jadi Acuan Pariwisata Indonesia Ramah Lingkungan

Perwakilan warga dari kampung-kampung yang hadir juga melakukan orasi singkat. Mereka mengajak untuk terus berjuang mempertahankan tanah yang diwariskan leluhur mereka.

Mereka juga saling mengingatkan untuk tetap menjaga kebersamaan dan solidaritas. Berjuang bersama mempertahankan ruang hidup mereka.

“Kita di sini punya tanah, bukan mencuri hak orang lain. Tapi itu tanah yang diperjuangkan orangtua kita dulu. Kita pertahankan,” kata salah satu warga.

Baca Juga: Dua Orangutan di Jalan Raya Bengalon – Muara Wahau Kutai Timur Diselamatkan

Kepala Divisi Kampanye Walhi Nasional, Puspa Dewi mengatakan semangat perjuangan menolak rencana penggusuran ditunjukkan masyarakat Pulau Rempang masih sangat besar dan terus menyala. Keinginan mulia tersebut akan disambut Walhi dengan ikut serta bersama Masyarakat Melayu di Pulau Rempang.

Di akhir kegiatan, warga membentangkan spanduk dan karton. Berisi pesan penolakan terhadap rencana relokasi akibat pembangunan kawasan Rempang Eco City. Penghujung acara ditutup dengan lantunan salawat oleh semua peserta. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: masyarakat MelayuPulau Rempang BatamRempang Eco CityWalhi NasionalYLBHI

Editor

Next Post
Para pemimpin negara peserta KTT AIS Forum 2023. Foto Dok. Media Center AIS Forum 2023.

KTT AIS Forum 2023 Dibuka, Ini Tiga Pesan Presiden Jokowi

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media