Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Waspada Potensi Karhutla Musim Kemarau Agustus-September 2023

Kamis, 29 Desember 2022
A A
Rakornis Pengendalian Karhutla dan Antisipasi Kemarau 2023.Foto bmkg.go.id

Rakornis Pengendalian Karhutla dan Antisipasi Kemarau 2023.Foto bmkg.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menghimbau untuk mewaspadai musim kemarau Agustus-September 2023. Sebab potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada bulan itu dapat lebih besar ketimbang saat kemarau basah pada 2020, 2021 dan 2022.

“Khususnya potensi karhutla di wilayah utara Sumatera, yaitu Sumatera Utara, Riau dan Aceh pada Februari 2023,” kata Dwikorita dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Antisipasi Musim Kemarau 2023 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Auditorium Manggala Wanabakti, 29 Desember 2022.

Sementara berdasarkan kondisi iklim hingga Juni 2023, secara umum potensi rendah untuk kejadian titik api (hotspot).

Baca Juga: Waspada Bencana Hidrometeorologi di 7 Provinsi Ini Jelang Akhir Tahun

Dwikorita juga memaparkan, bahwa ENSO (El Nino-Southern Oscillation) dan IOD (Indian Ocean Dipole) 2023 diprediksi pada fase netral. ENSO dan IOD merupakan faktor iklim yang mempengaruhi variabilitas curah hujan di Indonesia, terutama pada skala waktu inter-annual. Data tersebut akan diperbaharui kembali pada Februari 2023 saat merilis prakiraan musim kemarau oleh Kedeputian Bidang Klimatologi BMKG.

“Curah hujan tahunan 2023 diprediksi umumnya pada kategori normal. Sedikit lebih rendah dibandingkan 2022 (dalam kondisi La Nina),” imbuh Dwikorita.

Sementara Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) KLHK, Laksmi Dewanthi dalam laporannya menyampaikan perbandingan hotspot 2021 dan 2022. Berdasarkan satelit Terra/Aqua (NASA) dengan confident level di atas 80 persen, terdapat 1.297 titik hotspot pada 1 Januari-28 Desember 2022. Pada periode yang sama tahun 2021, jumlah hotspot sebanyak 1.278 titik.

Baca Juga: Cegah Keresahan, DPR Minta Diseminasi Informasi Cuaca Ekstrem Satu Pintu

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: ENSO dan IODhotspotkarhutlaLa Ninamusim kemaraurakornisTeknik Modifikasi Cuacatitik apiTMC

Editor

Next Post
Contoh kandungan cemaran mikroplastik dari air sungai. Foto dok.Ecoton

Masalah Besar Lingkungan Sungai Indonesia, Tercemar Mikroplastik Akibat Sampah Plastik

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media