Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Waspada Varian Baru, Subvarian Omicron XBB Terdeteksi di Indonesia

Sabtu, 22 Oktober 2022
A A
Ilustrasi kehidupan masa pandemi Covid-19. Foto Surprising_Shots/pixabay.com.

Ilustrasi kehidupan masa pandemi Covid-19. Foto Surprising_Shots/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pandemi Covid-19 belum tuntas. Habis Omicron, terbitlah Omicron XBB. Kali ini, subvarian Omicron XBB telah terdeteksi di Indonesia. Kasus pertama XBB di Indonesia terdeteksi pada seorang perempuan, berusia 29 tahun yang kembali dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Itu kasus transmisi lokal,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan, dokter Syahril.

Gejalanya berupa batuk, pilek, dan demam. Hasil pemeriksaan yang bersangkutan dinyatakan positif pada 26 September 2022. Setelah menjalani isolasi, pasien telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober. Menyusul temuan ini, pihak Kemenkes melakukan upaya antisipatif dengan testing dan tracing terhadap 10 kontak erat.

Baca Juga: Banjir Trenggalek, Satu Orang Meninggal Dunia dan Ribuan Rumah Terendam

“Hasilnya, seluruh kontak erat dinyatakan negatif Covid-19 varian XBB,” imbuh Syahril.

Ia menjelaskan, meski varian baru XBB cepat menular, tetapi fatalitasnya tidak lebih parah dari varian Omicron. Berbagai mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi. Dalam tujuh hari terakhir dilaporkan terjadi kenaikan kasus Covid-19 di 24 provinsi.

“Jadi negara belum bisa dikatakan aman dari pandemi Covid-19,” ucap Syahril.

Baca Juga: Yeni Farida: Gangguan Ginjal Akut pada Anak Pernah Terjadi di Amerika dan Haiti

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Covid-19Kemenkesprotokol kesehatansubvarian XBBvarian baru Covid-19varian Omicron

Editor

Next Post
Guru Besar Farmasi UGM Prof. Zullies Ikawati. Foto ugm.ac.id.

Zullies Ikawati: Penghentian Obat Cair Harus Perhatikan Risiko dan Manfaat

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media