Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Waspada Varian Baru, Subvarian Omicron XBB Terdeteksi di Indonesia

Sabtu, 22 Oktober 2022
A A
Ilustrasi kehidupan masa pandemi Covid-19. Foto Surprising_Shots/pixabay.com.

Ilustrasi kehidupan masa pandemi Covid-19. Foto Surprising_Shots/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pandemi Covid-19 belum tuntas. Habis Omicron, terbitlah Omicron XBB. Kali ini, subvarian Omicron XBB telah terdeteksi di Indonesia. Kasus pertama XBB di Indonesia terdeteksi pada seorang perempuan, berusia 29 tahun yang kembali dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Itu kasus transmisi lokal,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan, dokter Syahril.

Gejalanya berupa batuk, pilek, dan demam. Hasil pemeriksaan yang bersangkutan dinyatakan positif pada 26 September 2022. Setelah menjalani isolasi, pasien telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober. Menyusul temuan ini, pihak Kemenkes melakukan upaya antisipatif dengan testing dan tracing terhadap 10 kontak erat.

Baca Juga: Banjir Trenggalek, Satu Orang Meninggal Dunia dan Ribuan Rumah Terendam

“Hasilnya, seluruh kontak erat dinyatakan negatif Covid-19 varian XBB,” imbuh Syahril.

Ia menjelaskan, meski varian baru XBB cepat menular, tetapi fatalitasnya tidak lebih parah dari varian Omicron. Berbagai mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi. Dalam tujuh hari terakhir dilaporkan terjadi kenaikan kasus Covid-19 di 24 provinsi.

“Jadi negara belum bisa dikatakan aman dari pandemi Covid-19,” ucap Syahril.

Baca Juga: Yeni Farida: Gangguan Ginjal Akut pada Anak Pernah Terjadi di Amerika dan Haiti

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Covid-19Kemenkesprotokol kesehatansubvarian XBBvarian baru Covid-19varian Omicron

Editor

Next Post
Guru Besar Farmasi UGM Prof. Zullies Ikawati. Foto ugm.ac.id.

Zullies Ikawati: Penghentian Obat Cair Harus Perhatikan Risiko dan Manfaat

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media