Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Wisatawan Gunung Rinjani Asal Belanda Jatuh di Kedalaman 20-30 Meter

Kamis, 17 Juli 2025
A A
Tim SAR menurunkan korban asal Belanda dari helikopter untuk dibawa ke rumah sakit di Denpasar menggunakan, 17 Juli 2025. Foto @sar_nasional/Instagram. ambulasn

Tim SAR menurunkan korban asal Belanda dari helikopter untuk dibawa ke rumah sakit di Denpasar menggunakan, 17 Juli 2025. Foto @sar_nasional/Instagram. ambulasn

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Seorang perempuan pendaki berkewarganegaraan Belanda, Sarah Van Hulten, 26 tahun, dilaporkan mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani, Kamis, 17 Juli 2025. Korban terjatuh di jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak dan membutuhkan evakuasi segera.

Kantor SAR Mataram menerima laporan dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) pada pukul 14.00 WITA. Tim Rescue Pos SAR Kayangan yang berjumlah lima orang langsung diberangkatkan dengan menggunakan truk personel lengkap. Mereka dilengkapi dengan peralatan mountaineering, komunikasi, medis dan alat pendukung lainnya.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi juga langsung berkoordinasi dengan pihak SGI Air Bali dan Kepala Kantor SAR Denpasar untuk pengerahan helikopter.

Baca juga: Bahaya Melepas Ular Peliharaan ke Alam, Sayangnya Belum Ada Aturannya

“Helikopter milik SGI Air Bali lepas landas dari Bali pada pukul 15.45 WITA,” kata Hariyadi dalam akun Instagram Basarnas, @sar_nasional yang diunggah pada 17 Juli 2025.

Helikopter berhasil mendarat di lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban, pukul 16.41 WITA. Kemudian pukul 16.52 WITA, helikopter lepas landas dari Gunung Rinjani membawa korban beserta seorang pendamping menuju Rumah Sakit BIMC Kuta, Denpasar, Bali.

Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya menerangkan, pukul 17.29 WITA, helikopter mendarat di helipad SGI Air Bali dengan membawa total lima orang. Meliputi dua kru helikopter, satu dokter, korban dan seorang pendamping korban.

Baca juga: Lagi, Wisatawan Asal Swiss Jatuh di Gunung Rinjani dan Alami Patah Kaki

“Korban berhasil dievakuasi dengan selamat. Dan langsung dibawa ke Rumah Sakit BIMC menggunakan ambulans milik klinik Nusa Medica untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” papar dia.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, yaitu Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpansar, BTNGR, SGI Air Bali, Rumah Sakit BIMC, Klinik Nusa Medica, TNI, Polri, BPBD, Bali Air, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Rinjani Squad, Damkar, Relawan Rinjani, porter, guide, dan unsur terkait lainnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Balai Taman Nasional Gunung RinjaniBasarnasBelandaGunung RinjaniSquad Rinjani

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Geografi UGM, Prof. Baiquni. Foto Dok. Pribadi.

Baiquni, Lima Pilar Mitigasi untuk Mengendalikan Risiko Pendakian Gunung

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media