Senin, 30 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

1.200 Penduduk Terdampak Banjir di Karawang

Sabtu, 23 April 2022
A A
Kondisi banjir di Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Kawarang, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, 22 April 2022. Foto Dok BNPB

Kondisi banjir di Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Kawarang, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, 22 April 2022. Foto Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

“Tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian ini. Sebanyak 600 KK atau 1.200 jiwa di Desa Dawuan Tengah terdampak banjir tersebut. Di samping itu, sebanyak 450 unit rumah dilaporkan terendam genangan banjir,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Baca Juga: Manusia Tinggal Punya Waktu 7 Tahun Lagi untuk Menjaga Bumi

Dalam upaya penanganan darurat, BPBD bersama TNI, Polri, relawan dan aparat desa membantu pelayanan warga terdampak. Personel gabungan juga bersiaga untuk melakukan percepatan penanganan darurat bagi warga yang membutuhkan pertolongan.

Baca Juga: Gempa Tektonik Magnitudo 4,9 di Aceh Singkil Dirasakan hingga Tapteng

“Pemerintah daerah serta masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi banjir ke depan. Hal tersebut berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG yang menyebutkan wilayah Karawang masih berpeluang hujan ringan hingga lebat dalam dua hari kedepan,” kata Muhari.

Baca Juga: Hari Bumi, Google Doodle Sajikan Potret Kerusakan Bumi

BNPB menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Salah satunya dengan melakukan gotong royong antar warga untuk memperbaiki sistem drainase bisa dilakukan guna memastikan debit air dapat tertampung, khususnya jika terjadi hujan intesitas tinggi dengan durasi panjang atau lebih dari satu jam. Waspadai hujan dengan intensitas tinggi hingga panjang yg berpotensi membawa banjir susulan. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjirbanjir Karawanghujan lebatKabupaten KarawangProvinsi Jawa Barat

Editor

Next Post
Utusan Khusus PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana Mami Mizutori bersama Kepala BMKG ) Dwikorita Karnawati, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati melihat fasilitas sistem peringatan dini di Serangan, Denpasar, Bali, pada Sabtu, 23 April 2022. Foto BNPB.

Indonesia Terus Kembangkan Teknologi Alat Peringatan Dini Tsunami

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media