Kamis, 2 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

13 Geosite di Kebumen Diajukan KNIU Menjadi Geopark Global UNESCO

Kamis, 1 Agustus 2024
A A
Salah satu geosite dari geopark Kebumen.Foto Dok. BRIN.

Salah satu geosite dari geopark Kebumen.Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Terkait pilar konservasi, BRIN telah memiliki kerja sama dengan pemerintah Kabupaten Kebumen mengenai pengembangan Geopark Kebumen. BRIN juga terlibat dalam mengembangkan ekonomi lokal, melalui pengembangan desa wisata, paket geowisata serta home stay di sekitar Karangsambung.

Tahun ini, Asessor UNESCO Andreas Schuller dari Vulkaneifel Geopark Germany dan Sarina dari Alxa Desert Geopark, Mongolia, China telah meninjau Geopark Kebumen untuk menilai kesesuaian antara dossier dengan kondisi lapangan. Menurut Chusni sebagai Ketua Dewan Pakar dan ahli geologi yang mendampingi, hal pertama yang ditinjau adalah international geoheritahe significant value, networking, badan pengelola, visibilitas, dan edukasi yang berjalan.

Baca Juga: Cukup Konsumsi Energi Nuklir Sebesar Telur Ayam untuk Seumur Hidup

Asessor UNESCO juga menyoroti peran BRIN yang memiliki fasilitas riset di kawasan Geopark Kebumen.

“Ini akan berperan, baik di dalam riset-riset geopark di Indonesia ke depan. Bukan hanya di wilayah Karangsambung atau Kebumen saja, tetapi memiliki peran bagaimana mengembangkan fasilitas di Kawasan Geodiversitas Sukendar Asikin sebagai pusat riset konservasi geologi, geopark, geoheritage, geodiversity secara nasional,” ucap Andreas.

Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) kembali mengajukan Geopark Kebumen untuk menjadi UNESCO Global Geopark pada akhir tahun 2023. Pada tahap awal pengusulan untuk menjadi UNESCO Global Geopark, yakni menemukan international geoheritage significant value guna memvalidasi dossier (proposal yang diajukan).

International significant value itu mencakup apakah suatu geosite bernilai internasional atau tidak. Beberapa penelitian terkait Geopark Kebumen yang dilakukan BRIN telah dipublikasikan secara internasional. Riset-riset BRIN terkait geopark tersebut apabila disandingkan dalam dosir yang dihitung sekitar 60 persen mendukung international significant value. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINGeopark Global UNESCOgeopark KebumenKomite Nasional Indonesia untuk UNESCO

Editor

Next Post
Aksi Koalisi Masyarakat Sipil memprotes aktivitas tambang yang menyebabkan banjir di Halmahera, 1 Agustus 2024. Foto Dok. Jatam.

Bencana Terorganisir di Halmahera, Habis Tambang Menggusur Hutan Terbitlah Banjir

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media