Jumat, 3 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

15 Pembicara dari 6 Negara Bahas Tantangan Dunia Kehutanan

Selasa, 2 Agustus 2022
A A
Tegakan pohon jati di hutan Wanagama, Gunung Kidul, Yogyakarta, merupakan kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK), salah satu hutan di Pulau Jawa yang berhasil dihijaukan kembali. Foto wanaloka.com

Tegakan pohon jati di hutan Wanagama, Gunung Kidul, Yogyakarta, merupakan kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK), salah satu hutan di Pulau Jawa yang berhasil dihijaukan kembali. Foto wanaloka.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tantangan dunia kehutanan bukanlah persoalan satu atau dua negara saja, melainkan masalah bersama. Solusinya adalah meningkatkan peran dan partisipasi generasi muda di dunia untuk mengelola dan melestarikan hutan. Berangkat dari persoalan tersebut, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan) IPB University menyelenggarakan The 3rd International Summer Course on Forestry and Environment bertajuk “Sustainable Forest and Environmental Management in New Normal Era: Conservation, Biodiversity, and Culture (ForSC2022)” secara daring pada 1 Agustus 2022.

Salah satu narasumber dari University of Maryland, Prof. Mark menyampaikan ada tiga tantangan untuk menciptakan karbon yang fungsional dan kredibel untuk lahan gambut Indonesia. Yakni mendeteksi kebakaran dan pemetaan area yang terbakar, memperkirakan volume dan massa biomassa yang dikonsumsi api, serta mengukur faktor emisi yang relevan.

“Kalau ketiga informasi dasar ini diketahui, penilaian efektivitas mitigasi dapat dilakukan,” kata Mark.

Baca Juga: Kisah Dosen-dosen IPB Pulang Kampung Melestarikan Hutan dan Lingkungan

Sementara perwakilan Global Foundation, Dr. Pranab J. Patar menambahkan, keberlanjutan akan tercapai apabila tiga aspek sosial, ekonomi dan lingkungan terpenuhi. Pemenuhan ini akan menuju capaian holistik untuk lingkungan dan manajemen konservasi yang baik.

“Akan tercipta solusi berbasis alam, produk, teknologi, dan layanan ramah lingkungan, gaya hidup tanpa limbah, pertanian alami, dan meningkatkan stok karbon,” papar Pranab.

Sedangkan Wakil Rektor IPB University Bidang Internasionalisasi, Kerjasama dan Hubungan Alumni, Prof. Dodik Ridho Nurrochmat sebagai pembicara kunci dengan tema The Role of Youth for Sustainable Forest Management.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: HutanIPB Universitykehutanansummer coursetantangan dunia kehutanan

Editor

Next Post
Ilustrasi naik sepeda di perkotaan. Foto u_d7hddm5o/pixabay.com.

Sepeda Jadi Moda Transportasi Terbaik Perkotaan, Ini Alasannya

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media