Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

5 Provinsi Jadi Prioritas Nasional Simulasi Penanggulangan Bencana

Kamis, 18 Januari 2024
A A
Data terbaru dampak bencana di Kota Manado. Foto Dok BNPB, kondisi salah satu rumah penduduk yang landa longsor.

Data terbaru dampak bencana di Kota Manado. Foto Dok BNPB, kondisi salah satu rumah penduduk yang landa longsor.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Pendidikan dan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah menyiapkan Simulasi Penanggulangan Bencana Prioritas Nasional di lima provinsi pada tahun 2024. Lima provinsi prioritas nasional tersebut adalah Bali, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan Sulawesi Tenggara.

“Sesuai dengan UU Nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, bahwa kita harus merubah paradigma penanggulangan bencana dari yang semula berifat responsif menjadi preventif aktif,” ujar Kepala Bidang Penyelenggara Pusdiklat BNPB, Apriyuanda Giant Bayu Pradana dalam Rapat Persiapan Simulasi Penanggulangan Bencana Prioritas Nasional di 5 Provinsi pada 17 Janurai 2024.

Tujuan utama Simulasi Penanggulangan Bencana adalah meningkatkan pemahaman pengetahuan dan kemampuan pemerintahan daerah dalam melaksanakan simulasi penanggulangan bencana, khususnya TTX dan CPX. Kemudian membangun sistem dan prosedur koordinasi dan komando yang lebih baik antar stakeholder terkait dalam penanggulangan bencana, meningkatkan kapasitas dan kemampuan pemerintah daerah dan masyarakat dalam komando darurat bencana.

Baca Juga: Pakar Karhutla Digugat Perusahaan Sawit, KontraS: Serangan Pembela Lingkungan

Serta meningkatkan kapasitas dan kemampuan pemerintah daerah dan masyarakat dalam komando darurat bencana, serta menyiapkan bahan rekomendasi perbaikan rencana kontijensi maupun pembuatan SOP terkait penanganan darurat bencana di daerah.

Dalam simulai, pemda dan masyarakat diharapkan memahami dua metode standar pelatihan yang akan digunakan. Meliputi gladi ruang atau metode Table Top Exercise (TTX) dan gladi posko atau Command Post Exercise (CPX).

TTX adalah latihan yang berdasarkan metode diskusi dan difasilitasi menggunakan scenario ancaman untuk menguji kemampuan unsur pimpinan dalam koordinasi dan pengambilan keputusan terhadap kebijakan, strategis, prosedur dalam merespon ancaman bencana.

Baca Juga: Lava Lewotobi Laki-laki Bisa ke Segala Arah, Jarak Aman Ditambah

Sementara CPX adalah latihan yang melibatkan satu atau multipihak atau Lembaga atau instansi untuk menguji kapasitas dan berbagai fungsi yang dimiliki lembaga atau instansi terkait guna melatih kemampuan dan keterampilan unsur pimpinan dan staf komando penanganan darurat bencana.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana Kheriawan berpesan, simulasi penanggulangan bencana dapat diselenggarakan setidaknya dua kali dalam satu tahun agar memberi manfaat menyeluruh bagi seluruh komponen penanggulangan bencana. Ia juga berhapap simulasi tersebut dapat meningkatkan kapasitas masyarakat yang tinggal di daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Sekaligus menyiapkan tiap-tiap individu agar bisa mengantipisiasi potensi bencana yang dapat terjadi kapanpun dan dimanapun.

Pembiayaan Bencana dan Perubahan Iklim
Fenomena alam, termasuk perubahan iklim, yang berujung bencana, memberikan dampak pada jatuhnya korban jiwa maupun kerugian. Kondisi tersebut perlu disikapi dengan solusi berkelanjutan, di antaranya melalui pembiayaan secara keuangan.

Baca Juga: Kajian Walhi Yogya, 3 Resort di Gunungkidul Berpotensi Langgar RTRW

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBCommand Post Exercisepembiayaan kebencanaanPusdiklat PBsimulasi penaggulangan bencanaTable Top Exercise

Editor

Next Post
Guru Besar Bidang Sedimentologi-Stratigrafi FT UGM, Prof. Sugeng Sapto Surjono. Foto researchgate.net.

Sugeng Sapto: Sedimentologi - Stratigrafi untuk Eksplorasi dan Mitigasi Bencana

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media