Jumat, 27 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

9 Mahout Tangani Konflik Gajah Liar dengan Warga Desa Rantau Panjang

Konflik satwa yang dilindungi kembali terjadi. Kali ini konflik kawanan gajah liar dengan warga di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Selasa, 15 Februari 2022
A A
Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.

Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Upaya keras dilakukan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dalam penanganan konflik gajah liar dengan warga di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Dilaporkan, kawanan Gajah Sumatera liar memasuki pemukiman warga dan merusak dua rumah penduduk.

Menerima informasi terjadinya konflik gajah liar dengan warga itu, BBKSDA Riau langsung menerjunkan personel dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas ke lokasi konflik.

Baca Juga: Tiga Harimau Sumatra dari Induk Korban Konflik dengan Manusia Lahir di Sanctuary Barumun

Setiba di lokasi konflik gajah liar dengan warga, tim penanganan konflik satwa liar berhasil menyelamatkan dua keluarga yang terjebak kawanan gajah liar. Kawanan gajah liar mengelilling rumah warga, dan merusaknya.

Di hari itu juga, tim penanganan konflik satwa liar BBKSAD Riau menggiring kawanan gajah liar memasuki hutan Tahura. Namun, kawanan gajah liar kembali memasuki pemukiman warga.

Rumah warga dirusak kawananan gajah liar di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Foto bbksda-riau.id.
Rumah warga dirusak kawananan gajah liar di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Foto bbksda-riau.id.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA Riaugajah liarGajah Sumaterakonflik gajah liar dengan wargamahoutProvinsi RiauSatwa Dilindungi

Editor

Next Post
Prototipe kendaraan listrik tanpa pengemudi yang dikembangan BRIN. Foto brin.go.id.

Ini Spesifikasi Kendaraan Listrik BRIN Ramah Lingkungan Tanpa Pengemudi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media