Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

9 Mahout Tangani Konflik Gajah Liar dengan Warga Desa Rantau Panjang

Konflik satwa yang dilindungi kembali terjadi. Kali ini konflik kawanan gajah liar dengan warga di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Selasa, 15 Februari 2022
A A
Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.

Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Untuk memaksimalkan penanganan konflik antara gajah liar dengan warga, BBKSDA Riau mengerahkan 9 mahout (pawang gajah) dan tiga Gajah Sumatera jinak; Bankin, Jopi dan Indah ke lokasi konflik.

Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi di Ponorogo, Waspadai Potensi Hujan Hingga Senin Depan

Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman bbksda-riau.id, dipublikasi pada Senin, 14 Februari 2022, dalam waktu tiga hari, sejak 9 Februari hingga 11 Februari 2022, ke Sembilan mahout bersama tiga gajah jinak menggiring kawanan gajah liar memasuki kawasan hutan Tahura.

Penggiringan kawanan gajah liar itu akhirnya dihentikan para mahout setelah memastikan kawanan gajah liar itu telah memasuki hingga ke pedalaman hutan Tahura. [WLC01]

 

 

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA Riaugajah liarGajah Sumaterakonflik gajah liar dengan wargamahoutProvinsi RiauSatwa Dilindungi

Editor

Next Post
Prototipe kendaraan listrik tanpa pengemudi yang dikembangan BRIN. Foto brin.go.id.

Ini Spesifikasi Kendaraan Listrik BRIN Ramah Lingkungan Tanpa Pengemudi

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media