Selasa, 25 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Abrasi di Minahasa Selatan, Warga yang Kehilangan Rumah Akan Direlokasi

Jumat, 17 Juni 2022
A A
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto secara simbolis menyerahkan bantuan dana siap pakai (DSP) Ro500 juta kepada Bupati Kabupaten Minahasa Selatan Franky Donny Wongka, Jumat, 17 Juni 2022. Foto Instagram BNPB

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto secara simbolis menyerahkan bantuan dana siap pakai (DSP) Ro500 juta kepada Bupati Kabupaten Minahasa Selatan Franky Donny Wongka, Jumat, 17 Juni 2022. Foto Instagram BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

 Wanaloka.com – Pemerintah akan mengkaji penyebab abrasi di Kecamatan Kepulauan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Kerugian dampak abrasi mencapai Rp55 miliar. Sementara bagi warga yang kehilangan rumahnya akan direlokasi.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, data sementara terdapat 41 rumah warga yang hilang dampak abrasi.

“Sampai saat ini ada 41 rumah yang terbawa air,” kata Suharyanto saat melakukan peninjauan ke lokasi terdampak abrasi, Jumat, 17 Juni 2022.

Sehari pasca kejadian abrasi, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari, dimulai tanggal 15 Juni 2022.

Baca Juga: Abrasi di Minahasa Selatan, Ratusan Warga Mengungsi dan Puluhan Bangunan Rusak

Kepala BNPB menyebutkan, selama dua pekan masa tanggap darurat akan dilakukan pendataan dampak abrasi, dan selanjutnya akan memasuki tahap rekonstruksi dan rehabilitasi.

“Setelah tanggap darurat selesai diperkirakan dua minggu, sudah jelas terdata rumah yang harus direlokasi, rumah yang harus dibangun kembali, maka selesai masa tanggap daruratnya masuk pra-rehabilitasi dan rekonstruksi. Bahwa nanti masyarakat yang rumahnya hilang itu akan dipindahkan, sudah disiapkan beberapa lahan,” ujar Suharyanto.

Baca Juga: Kondisi Pasca Abrasi Pantai Boulevard Minahasa Selatan

Jumlah pengungsi saat ini 266 jiwa (69 kepala keluarga), bagi warga kehilangan rumah akan direlokasi. Soal lahan relokasi, Suharyanto mengingatkan agar segera ditentukan oleh pemerintah daerah.

“Untuk lokasi harus segera, Bapak Bupati koordinasi dengan BPN dan lahannya clean and clear, tidak ada sengketa hukum dan memang lahan itu lahan negara,” kata Suharyanto.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Abrasi Minahasa SelatanBNPBKabupaten Minahasa SelatanProvinsi Sulawesi Utara

Editor

Next Post
Pusat gempa magnitudo 5,4 yang terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu pada Sabtu, 18 Juni 2022. Foto tangkap layar warning.bmkg.go.id

Gempa Bengkulu Magnitudo 5,4 Kategori Gempa Bumi Dangkal

Discussion about this post

TERKINI

  • Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan, 23 agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Kalimantan, Legislator: Warga Lokal Tak Bisa Terus Disalahkan, Cabut Izin Korporasi yang Terlibat
    In News
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Berulang Bukan Fenomena Iklim, Walhi: Akibat Negara Salah Urus Tak Sampai Akar Masalah
    In Lingkungan
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media