Rabu, 21 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ada Rambu-rambu Evakuasi Bencana Tsunami di Bandara YIA

Sabtu, 19 Maret 2022
A A
Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Foto wanaloka.com.
Kunjungan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati ke Bandara YIA terkait pemasangan rambu-rambu evakuasi. Foto bmkg.go.id.
Rambu evakuasi tsunami di Bandara YIA. Foto bmkg.go.id.
Rambu evakuasi tsunami di YIA. Foto bmkg.go.id.
Rambu titik kumpul evakuasi di YIA. Foto bmkg.go.id.
Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tak hanya mendapat penolakan warga pemilik lahan yang digunakan untuk membangun bandara baru, Yogyakarta International Airport (YIA). Rencana pembangunan YIA di pinggir pantai pun mendapat peringatan sejumlah pemerhati bencana dan lingkungan, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) waktu itu karena kawasan pantai selatan Jawa rawan tsunami apabila terjadi gempa bumi. Ombak di pantai selatan pun tinggi. Namun pembangunan bandara berkelas internasional itu jalan terus hingga kini beroperasi. Konsekuensinya, pihak Bandara YIA mesti menyiapkan mitigasi untuk mengantisipasi terjadinya gempa bumi dan tsunami.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati melakukan peninjauan progress pemasangan rambu-rambu evakuasi tsunami di YIA pada 12 Maret 2022. Seelumnya, Dwikorita meminta PT Angkasa Pura I sebagai pengelola YIA untuk memperbanyak rambu peringatan bencana dan petunjuk jalur evakuasi. Ia meminta seluruh kawasan bandara dipasang rambu, termasuk di dalam gedung terminal, maupun di luar gedung bandara.

Baca Juga: 153 Perusahaan di Medan Diduga Gunakan Air Tanah Secara Ilegal, KPK: Tegakan Aturan

“Titik kumpul evakuasi harus dicarikan lokasi yang benar-benar aman dan memadai sehingga tidak terjadi kepadatan berlebihan atau menimbulkan efek bottle neck,” pesan Dwikorita.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGGempa bumigempa dan tsunamirambuYIA

Editor

Next Post
Lampu jalan menggunakan LED. Foto esdm.go.id.

Upaya Pemerintah Menekan Kerugian Lingkungan dengan Mengakhiri Penggunaan Merkuri

Discussion about this post

TERKINI

  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media