Rabu, 20 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ada Rambu-rambu Evakuasi Bencana Tsunami di Bandara YIA

Sabtu, 19 Maret 2022
A A
Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Foto wanaloka.com.
Kunjungan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati ke Bandara YIA terkait pemasangan rambu-rambu evakuasi. Foto bmkg.go.id.
Rambu evakuasi tsunami di Bandara YIA. Foto bmkg.go.id.
Rambu evakuasi tsunami di YIA. Foto bmkg.go.id.
Rambu titik kumpul evakuasi di YIA. Foto bmkg.go.id.
Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tak hanya mendapat penolakan warga pemilik lahan yang digunakan untuk membangun bandara baru, Yogyakarta International Airport (YIA). Rencana pembangunan YIA di pinggir pantai pun mendapat peringatan sejumlah pemerhati bencana dan lingkungan, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) waktu itu karena kawasan pantai selatan Jawa rawan tsunami apabila terjadi gempa bumi. Ombak di pantai selatan pun tinggi. Namun pembangunan bandara berkelas internasional itu jalan terus hingga kini beroperasi. Konsekuensinya, pihak Bandara YIA mesti menyiapkan mitigasi untuk mengantisipasi terjadinya gempa bumi dan tsunami.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati melakukan peninjauan progress pemasangan rambu-rambu evakuasi tsunami di YIA pada 12 Maret 2022. Seelumnya, Dwikorita meminta PT Angkasa Pura I sebagai pengelola YIA untuk memperbanyak rambu peringatan bencana dan petunjuk jalur evakuasi. Ia meminta seluruh kawasan bandara dipasang rambu, termasuk di dalam gedung terminal, maupun di luar gedung bandara.

Baca Juga: 153 Perusahaan di Medan Diduga Gunakan Air Tanah Secara Ilegal, KPK: Tegakan Aturan

“Titik kumpul evakuasi harus dicarikan lokasi yang benar-benar aman dan memadai sehingga tidak terjadi kepadatan berlebihan atau menimbulkan efek bottle neck,” pesan Dwikorita.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGGempa bumigempa dan tsunamirambuYIA

Editor

Next Post
Lampu jalan menggunakan LED. Foto esdm.go.id.

Upaya Pemerintah Menekan Kerugian Lingkungan dengan Mengakhiri Penggunaan Merkuri

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media