Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ahmad Fauzi, Kerusakan Lingkungan Akibat Tata Kelola Kebijakan SDA Tak Matang

Solusinya adalah meningkatkan produktivitas sumber daya hingga empat kali lipat dengan cara mengurangi konsumsi SDA hingga separuhnya dan tetap menggandakan kesejahteraan.

Minggu, 31 Agustus 2025
A A
Guru Besar Ekonomi Manajemen Prof. Ahmad Fauzi. Foto FEM IPB University.

Guru Besar Ekonomi Manajemen Prof. Ahmad Fauzi. Foto FEM IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

“Harga SDA di pasar tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Sering menimbulkan undervaluation karena tidak separuhnya eksogen dan tidak sepenuhnya ditransaksikan di pasar,” ujar dia.

Karena itu, penting untuk memahami biaya yang harus dibayar oleh generasi yang akan datang akibat kerusakan SDA dan lingkungan (transitional gain trap).

Baca juga: Resolusi Aliansi di NTT Desak Pengesahan UU Masyarakat Adat dan Revisi Total UU Kehutanan

Sementara Dekan FEM IPB University, Prof. Irfan Syauqi Beik menyampaikan bahwa problem tata kelola SDA di Indonesia sangat kompleks. Ia menyoroti banyaknya perizinan usaha ekstraktif yang tidak diatur dengan baik sehingga berujung pada kerusakan lingkungan dan konflik.

“Sering kali program pembangunan mengabaikan kearifan lokal dan menyebabkan kesalahan yang berulang,” kata dia.

Pemerintah diharapkan dapat memperkuat integrasi kebijakan, memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi sumber daya alam demi tercapainya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Narasumber lain dalam Seminar Nasional Iatrogenic Tata Kelola SDA dan Pembangunan Wilayah ini adalah Akademisi Universitas Mulawarman Haris Retno Susmiyati, Kepala Divisi Advokasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha, dan Peneliti Center of Economic and Law Studies (Celios) Viky Arthianda. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Iatrogenikkerusakan baruProf. Ahmad Fauzitata kelola SDA

Editor

Next Post
Presiden Prabowo bersalaman dengan Ketua MPR dan di belakangnya Ketua DPR. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.

Walhi Desak Pemerintah dan DPR Minta Maaf secara Terbuka kepada Korban Represi Polisi

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media