Senin, 2 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Alasan Penggemar Gaya Hidup Sehat Pilih Dada Ayam dan Hindari Sayap Ayam

Di sisi lain, kandungan kolesterol daging ayam lebih rendah dibandingkan dengan daging merah, seperti daging sapi, kambing, dan domba.

Minggu, 29 Desember 2024
A A
Ilustrasi dada ayam tanpa kulit. Foto kakyusei/pixabay.com.

Ilustrasi dada ayam tanpa kulit. Foto kakyusei/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Kandungan kolesterol tentunya menjadi bahan pertimbangan dalam memilih potongan daging ayam. Ronny menjelaskan, kandungan kolesterol pada 100 gr dada ayam sebesar 85 miligram (mg) atau mencakup 28 persen dari kebutuhan kolesterol harian.

Sementara, paha ayam bagian bawah mengandung 67 mg kolesterol. Lalu, daging paha atas tanpa kulit mengandung kolesterol yang lebih tinggi, yaitu 98 mg.

Baca juga: Nyoman Kertia, Tanaman Herbal Potensial Gantikan Obat-obatan Kimia

“Bagi penggemar sayap ayam, perlu diperhatikan karena 100 gr sayap ayam mengandung kolesterol paling tinggi, yaitu 111 mg. Lebih buruk lagi apabila sayap ayam ini digoreng,” ungkap dia.

Fakta lainnya, bahwa kandungan kolesterol dada ayam lebih rendah dibandingkan dengan kandungan kolesterol telur ayam. Namun, kenaikan level kolesterol darah dari telur yang dikonsumsi tidak setinggi apabila mengonsumsi lemak jenuh dari sumber protein hewani lainnya.

Berdasarkan berbagai hasil penelitian, Ronny mengungkap bahwa kandungan kolesterol daging ayam lebih rendah dibandingkan dengan daging merah, seperti daging sapi, kambing, dan domba. Di samping itu, daging merah mengandung asam lemak jenuh yang lebih tinggi dibandingkan dengan daging ayam.

Baca juga: ISO 22328-3, Standar Sistem Peringatan Dini Tsunami Berbasis Masyarakat

“Pada dasarnya, mengonsumsi daging merah, makanan yang digoreng, dan makanan yang dipanggang akan meningkatkan level low-density lipoprotein (LDL) cholesterol. Makanan yang digoreng mengandung kolesterol yang lebih tinggi. Makanan yang sudah diproses, termasuk daging ayam biasanya mengandung kolesterol dan asam lemak jenuh yang lebih tinggi,” papar dia.

Daging ayam merupakan sumber protein yang sangat baik dengan harga yang lebih terjangkau apabila dibandingkan sumber protein lain, seperti daging sapi. Selain kandungan protein, kandungan kalori dan kolesterol daging ayam juga perlu dipertimbangkan.

Baca juga: Jelang Natal 2024, Banjir dan Longsor di Mandailing Natal, Situbondo dan Tarakan

Ronny mengimbau, jika ingin mengurangi berat badan, maka sumber protein yang paling baik adalah dada ayam karena memiliki kandungan protein tertinggi, energi rendah, serta kolesterol yang juga rendah.

Namun, bagi orang yang ingin meningkatkan massa otot atau menambah bobot badan, pilihan yang tepat adalah paha atas, paha bawah atau sayap. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: dada ayamgaya hidup sehatIPB UniversityProf. Ronny Rachman Noortanpa kulit

Editor

Next Post
Suasana pemandian air panas di TWA Lejja di Soppeng,Sulsel. Foto Dok. BBKSDA Sulsel.

Berendam dalam Air Panas 60 derajat Celcius di TWA Lejja

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi mekanisme terbentuknya bencana longsoran di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Ilustrasi Imam Achmad Sadisun/ITB.Begini Mekanisme Aliran Lumpur Saat Longsor Bandung Barat
    In IPTEK
    Jumat, 30 Januari 2026
  • Tiga petani di Pino Raya di Bengkulu Selatan dikriminalisasi. Foto Dok. Walhi.Petani Korban Penembakan di Pino Raya Dikriminalisasi
    In News
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Kawasan Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor. Foto KLH/BPLH.Longsor Bandung Barat, KLH Sebut Ada Kerapuhan pada Struktur Tutupan Lahan
    In Lingkungan
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.Gayatri Marliyani, Kemungkinan Aktivitas Sesar Opak Akibat Tekanan dari Gempa Pacitan
    In Sosok
    Rabu, 28 Januari 2026
  • Proses operasi modifikasi cuaca (OMC). Foto Dok. BMKG.BMKG Bantah Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Pemicu Ketidakstabilan Cuaca
    In News
    Rabu, 28 Januari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media