Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Analisis DNA Bisa Mengidentifikasi Spesies Baru Rafflesia di Indonesia

Adanya perbedaan signifikan pada data WGS spesies Rafflesia tertentu di Nusantara dapat menjadi indikasi adanya spesies baru.

Minggu, 23 November 2025
A A
Bunga Rafflesia hasseltii yang ditemukan di Sijunjung, Sumatra Barat. Foto Dok. BRIN.

Bunga Rafflesia hasseltii yang ditemukan di Sijunjung, Sumatra Barat. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

“Menemukan Rafflesia dalam kondisi bunga mekar atau dalam bentuk knop bukan hal mudah. Dibutuhkan informasi akurat dari komunitas lokal agar penelitian tidak sia-sia,” ungkap dia.

Selain temuan Rafflesia hasseltii, riset ini membuka peluang untuk menemukan jenis-jenis Rafflesia baru yang belum terdokumentasi secara ilmiah. Ia berharap Indonesia bisa menjadi pusat penelitian dan konservasi Rafflesia dunia.

“Dengan kolaborasi internasional dan pendekatan sains yang kuat, kami bisa memastikan bunga langka ini tetap lestari,” harap Joko.

Baca juga: Tiga Jalur Masuk Mikroplastik ke Tubuh Ibu Hamil

Riset kolaboratif internasional

Joko juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga habitat Rafflesia. Pada akhir kegiatan penelitian ini, tim peneliti yang dikoordinir oleh BRIN akan menyusun policy paper atau naskah kebijakan sebagai rekomendasi strategi konservasi Rafflesia nasional.

“Sebagai scientific authority, BRIN bertanggung jawab memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia,” tutur dia.

Penelitian ini merupakan bagian dari riset kolaboratif antara BRIN, Universitas Bengkulu, dan Komunitas Peduli Puspa Langka Bengkulu dalam projek bertajuk “The First Regional Pan-Phylogeny for Rafflesia”. Projek itu bertujuan merekonstruksi hubungan filogenetik seluruh jenis Rafflesia di Asia Tenggara. Penelitian mendapatkan dukungan dana dari the University of Oxford Botanic Garden and Arboretum dan Program RIIM Ekspedisi dari BRIN.

Menurut Joko, riset ini menegaskan posisi Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman Rafflesia tertinggi di dunia, bersama Filipina.

Baca juga: Warga Jogo Banyu Desak DPRD DIY Libatkan Masyarakat Bahas Raperda Tambang

Penelitian yang dimulai sejak awal 2025 ini melibatkan kolaborasi lintas negara dengan dukungan dana dari the University of Oxford Botanical Garden and Arboretum. Tim BRIN bertanggung jawab penuh atas pengumpulan dan analisis sampel di Indonesia, sementara negara lain seperti Malaysia dan Filipina melakukan riset paralel di wilayahnya masing-masing.

“Kami pastikan tidak ada material genetik yang keluar dari Indonesia. Semua proses riset dilakukan secara legal dan berizin,” tegas dia.

Melalui riset ini, BRIN tidak hanya memperkaya pengetahuan tentang keanekaragaman hayati, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi ilmiah global di bidang biologi dan konservasi. Temuan ini menjadi bukti nyata bahwa riset kolaboratif berbasis data genetik mampu memberikan kontribusi penting bagi ilmu pengetahuan dan keberlanjutan lingkungan. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINidentitas DNAkonservasi Rafflesia nasionalRafflesia hasseltiiWhole Genome Sequencing

Editor

Next Post
Penampakan awan panas guguran Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, Minggu, 23 November 2025. Foto Bidang Pengolahan Data dan Sistem Informasi BNPB.

Musim Hujan Memicu Peningkatan Potensi Erupsi Gunung Semeru

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media