Minggu, 24 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Gempadewa: Hentikan Tambang

Gerakan masyarakat peduli alam Desa Wadas (Gempadewa) mendesak dihentikannya aktivitas pembukaan tambang kuari yang berdampak banjir di wilayah pemukiman warga.

Minggu, 26 Maret 2023
A A
Dampak pembukaan jalur tambang di Desa Wadas, pemukiman warga dilanda banjir. Foto Ist.

Dampak pembukaan jalur tambang di Desa Wadas, pemukiman warga dilanda banjir. Foto Ist.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gerakan masyarakat peduli alam Desa Wadas (Gempadewa) mendesak dihentikannya aktivitas pembukaan tambang kuari di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Hal ini dilatari ancaman bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut. BMKG mengategorikan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, waspada dampak hujan lebat yang dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Sejak Sabtu siang, 25 Maret 2023, hujan melanda wilayah Desa Wadas. Tidak seperti biasanya, selang satu jam hujan mengguyur wilayah tersebut, banjir menerjang pemukiman warga.

“Hari ini, Desa Wadas sedang mengalami banjir,” kata Siswanto, dalam siaran pers Gempadewa pada Minggu, 26 Maret 2023.

Baca Juga: Dampak Pembukaan Jalur Tambang di Desa Wadas, Pemukiman Warga Dilanda Banjir

Gempadewa menyebutkan, banjir dampak pembukaan hutan di perbukitan untuk akses jalan yang menghubungkan lokasi tambang batu andesit di Wadas dan lokasi Waduk Bener di Desa Bener yang berjarak sekira 12 kilometer.

Banjir dengan aliran deras datang dari arah berbukitan, membawa tanah dan bebatuan melewati ruas jalan desa dan pemukiman warga.

“Baru akses jalan saja sudah menyebabkan banjir. Apalagi kalau ada tambang, mau jadi apa Wadas,” kata Priyan Susyie, anggota Wadon Wadas (kelompok perempuan menolak tambang).

Baca Juga: Siapkan Mitigasi, Indonesia Diprediksi Alami Hawa Panas dan Curah Hujan Tinggi

Baik Priyan Susyie dan Siswanto berharap rencana tambang bisa dihentikan karena berpotensi membahayakan warga.

“Jika Wadas sampai ditambang maka akan terjadi banjir bandang yang lebih besar lagi,” kata Priyan Susyie.

Gempadewa dan Wadon Wadas sejak awal menentang keberadaan tambang kuari di desa mereka. Berbagai aksi dilakukan, dan upaya jalur hukum juga ditempuh mereka untuk menghentikan penambangan kuari Desa Wadas.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjir WadasBencana HidrometeorologiDesa WadasGempadewaKabupaten Purworejopenambangan batu andesit Desa WadasProvinsi Jawa TengahWadon Wadas

Editor

Next Post
Para pendaki Wissemu dari Universitas Parahiyangan di puncak Gunung Elbrus. Foto unpar.ac.id.

Harto Memilih Urung Mendaki Hingga Puncak Elbrus, Ini Alasannya

Discussion about this post

TERKINI

  • Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Prof. Edy Hartulistiyoso. Foto Dok. IPB University. IEdy Hartulistiyoso: Panas Sisa Industri Bisa Diubah Jadi Energi Listrik
    In Sosok
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Ikan nila, salah satu ikan invasif di perairan Indonesia. Foto distankan.bulelengkab.go.id.Sekitar 20 dari 50 Jenis Ikan Asing di Perairan Umum Indonesia Kategori Invasif
    In Lingkungan
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Teknologi untuk riset kualitas udara. Foto Dok. BRIN.BRIN Teliti Kualitas Udara Tiga Kota, Bandung Lampaui Batas Aman
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Presiden Prabowo Subianto saat akan menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026, 20 Mei 2026. Foto Kris/BPMI Setpres.Cabut PP 21/2026, Potensi Kerusakan SDA Sulit Dipertanggungjawabkan
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Warga Makassar memprotes rencana pendirian PSEL di dekat permukiman. Foto Dok. Walhi Sulawesi Selatan.Proyek PSEL di Makassar dan Yogyakarta, Transisi Darurat Sampah ke Darurat Kesehatan
    In Lingkungan
    Kamis, 21 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media