Selasa, 30 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Harto Memilih Urung Mendaki Hingga Puncak Elbrus, Ini Alasannya

Mendaki gunung hingga puncak adalah kebanggaan. Namun keselamatan jiwa adalah yang utama.

Senin, 27 Maret 2023
A A
Para pendaki Wissemu dari Universitas Parahiyangan di puncak Gunung Elbrus. Foto unpar.ac.id.

Para pendaki Wissemu dari Universitas Parahiyangan di puncak Gunung Elbrus. Foto unpar.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Punya banyak pengalaman mendaki gunung tak serta merta membuat pendaki lebih mudah menaklukkan puncak. Pengalaman yang matang justru membuat pendaki lebih berhati-hati dan dapat memperkirakan kemampuan fisik dan psikis untuk membawa ke puncak. Setidaknya itulah yang dirasakan jurnalis Kompas, Ambrosius Harto Manumoyoso saat mendapat penugasan melakukan reportase pendakian kelompok Wanadri Putri di Gunung Elbrus di Rusia. Ia tak ikut sampai ke puncak salah satu dari tujuh gunung tertinggi di dunia itu. Mengapa?

“Penugasan ini datang ketika saya masih bertugas di Kalimantan pada 2010. Sementara, terakhir kali saya naik gunung itu ke Semeru pada 2005,” ungkap Harto saat mengisahkan kembali dalam seminar bertajuk “Di Balik Berita Harian Kompas (Kompas.id): Pengalaman Reportase Perjalanan Mendaki Gunung Elbrus” pada 17 Maret 2023.

Ada enam pendaki dari kelompok Wanadri Putri yang akan mendaki saat itu. Kelompok tersebut berniat mengibarkan sang Saka Merah Putih di puncak Elbrus untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-65.

Baca Juga: Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Gempadewa: Hentikan Tambang

Sementara Harto yang telah terbiasa menaklukkan gunung tinggi, masih memerlukan persiapan yang matang. Jeda waktu lima tahun dari pendakian terakhir membuatnya harus mempertimbangkan segala kemungkinan berdasarkan pengalaman sebelumnya.

Namun tugas yang diemban Harto untuk melakukan reportase dengan melakukan pendakian tidak berjalan selaras dengan harapannya. Ia memutuskan untuk kembali turun sebelum mencapai Puncak Elbrus.

“Karena saya sudah terserang penyakit gunung, akhirnya saya turun,” sambung Harto.

Baca Juga: Siapkan Mitigasi, Indonesia Diprediksi Alami Hawa Panas dan Curah Hujan Tinggi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: jurnalispuncak Gunung Elbrustujuh gunung tertinggiUnair

Editor

Next Post
Dua gempa mengguncang Laut Banda, Maluku sejak Minggu malam hingga Senin dini hari, 27 Maret 2023. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa 5,3 magnitudo di Laut Banda, berdasarkan koordinat BMKG.

Dua Gempa di Laut Banda Maluku Dirasakan Hingga Skala IV MMI

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media