Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Apakah Vaksin Efektif Mencegah Penularan Varian Covid-19, Ini Simulasinya

Virus SARS-CoV-2 terus bermutasi. Benarkah vaksinasi yang telah dilakukan tidak efektif menangkal varian-varian baru Covid-19?

Selasa, 8 Februari 2022
A A
Simulasi efektivitas vaksinasi Covid-19 oleh Pakar Patologis RS UNS Tonang Dwi Ardyanto. Foto uns.ac.id.

Simulasi efektivitas vaksinasi Covid-19 oleh Pakar Patologis RS UNS Tonang Dwi Ardyanto. Foto uns.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan data laporan luar negeri, jumlah yang terinfeksi Covid-19 pada kelompok belum tervaksinasi secara proporsional lebih besar.

“Bila itu terjadi juga di Indonesia, maka B-Infection rate akan lebih rendah lagi,” kata Tonang.

Melalui ketiga simulasi tersebut, saat kondisi paling pesimistis, yaitu pada simulasi pertama pun, sekitar 99 persen orang yang sudah tervaksinasi dapat dicegah dari infeksi Covid-19. Risiko gejala yang diakibatkan Covid-19 pun menurun dan dapat mengurangi risiko penularan kepada orang lain.

“Jadi terpenuhi tujuan vaksinasi adalah melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya,” kata Tonang.

Jika dilihat dari simulasi pertama, Tonang mengatakan angka B-Infection rate tersebut wajar dan layak dinyatakan vaksinasi sangat mampu mencegah infeksi Covid-19. Jika dianggap kasus sebenarnya 30 kali lipat dari laporan, maka B-infection rate 2,96 persen.

Baca Juga: Pasien Omicron Bergejala Ringan Tak Perlu Dirawat Rumah Sakit

Tonang tak menampik ada kekhawatiran angka laporan nasional tersebut belum cukup representatif, karena kapasitas tes belum merata. Apabila dilakukan simulasi serupa untuk Jakarta yang kapasitas tes sudah relatif merata, maka simulasi pertama menghasilkan B-Infection rate sebesar 10,01 persen.

Tonang menilai tak tepat menyebut angka 90 persen atau lebih itu dianggap tidak ada manfaatnya. Mengingat banyak faktor yang saling melengkapi, terutama menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi.

“Memang ada saatnya jenuh menerapkan prokes terus. Ada kalanya longgar. Maka vaksin yang berperan dalam jangka panjang,” jelas Tonang.

Dia bersyukur apabila sebagian besar yang sudah divaksinasi ternyata mencegah infeksi. Bagi sebagian kecil yang masih terinfeksi,. Tonang memeringatkan untuk terus berhati-hati walau sudah divaksinasi.

“Syaratnya masih sama prokes ketat, vaksin dipercepat. Sampai kita yakin sudah bisa mengendalikan pandemi,” kata Tonang. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: B-infection rateCovid-19Omicronsimulasivaksinasivaksinasi boostervarian Omicron

Editor

Next Post
Personel Kepolisian di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Selasa, 8 Februari 2022. Foto tangkap layar akun Instagram GEMPADEWA.

Walhi Yogyakarta Desak Kapolri Beri Perhatian Peristiwa di Desa Wadas

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media