Senin, 5 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penanganan Warga Terdampak Bencana Sukabumi, Pengungsian Terpusat hingga Psikososial

Rabu, 11 Desember 2024
A A
Pendirian lokasi pengungsi terpusat dan pendampingan psikososial dilakukan dalam penanganan terhadap warga terdampak bencana Sukabumi, Jawa Barat. Foto BNPB.

Pendirian lokasi pengungsi terpusat dan pendampingan psikososial dilakukan dalam penanganan terhadap warga terdampak bencana Sukabumi, Jawa Barat. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Penanganan dampak bencana Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus dilakukan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah menyiapkan lokasi pengungsian terpusat. Hal ini disebabkan warga terdampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 4 Desember 2024, mengungsi di sejumlah tempat.

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Lukmansyah menyebutkan, pengungsian terpusat dilakukan sebagai upaya efisiensi distribusi bantuan kepada para pengungsi yang tersebar di beberapa titik pengungsian.

“Ini sebagai upaya efisiensi distribusi bantuan untuk para pengungsi yang tersebar di beberapa titik pengungsian mandiri, di wilayah Kecamatan Bantargadung,” kata Lukmansyah usai meninjau lokasi pada Selasa, 10 Desember 2024.

Baca Juga:  Tiga Fokus Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sukabumi

Berdasarkan data yang dirilis BNPB pada Rabu, 11 Desember 2024. Jumlah warga terdampak bencana Sukabumi mengalami penambahan menjadi 10.237 warga (sebelumnya 10.160 warga). Sedangkan jumlah pengungsi mengalami penurunan dari 3.064 pengungsi kini 2.988 pengungsi.

Sedangkan data kerusakan rumah warga dampak bencana Sukabumi,  sebanyak 57 unit kategori rusak berat, 144 unit rumah rusak sedang, dan rumah rusak ringan 88 unit.

Korban yang hilang dan masih dalam pencarian, dan dinyatakan meninggal dunia, Eros (80 tahun) warga Desa Rambay, dan Ojang (53 tahun) Desa Sirnasari. Pencarian terhadap kedua korban kini dialihkan kepada tim SAR setempat.

Baca Juga: Modifikasi Cuaca BMKG Berhasil Kurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi di Jakarta

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir Bandang dan Longsor SukabumiBencana SukabumiKabupaten SukabumiProvinsi Jawa Barat

Editor

Next Post
18 marga Suku Wambon di Boven Digoel menolak izin perusahaan sawit untuk beroperasi di hutan adat Papua. Foto Dok. LBH Papua Pos Merauke.

Masyarakat Adat di Boven Digoel Tolak Izin Usaha Sawit di Hutan Adat Papua

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media