Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Arif Satria: Pemimpin Indonesia yang Dipilih Harus Punya Environmental Leadership

Adakah dari tiga bacapres Pemilu 2024 yang mengusung isu keadilan lingkungan dalam visi misinya?

Kamis, 16 November 2023
A A
Rektor IPB University, Prof. Arif Satria. Foto Dok. IPB University.

Rektor IPB University, Prof. Arif Satria. Foto Dok. IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Pemerintah dan Kampus Pilih Optimalkan Gas Bumi dalam Transisi Energi

Mengingat dalam proses demokrasi pascareformasi, dari 288 peraturan daerah yang dikeluarkan, 44 persennya belum mempertimbangkan aspek ekologi, tapi berorientasi pada izin retribusi. Sementara kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan dan sumber daya masih sangat minim.

“Korupsi sumber daya alam kini semakin tren. Kami membutuhkan pemerintahan yang green dan bersih serta adil dalam mengawasi semua proses pembangunan strategis di tingkat pusat dan daerah,” tegas Arif.

Baca Juga: Mengenal Tanda-tanda Cuaca Ekstrem Lewat 3 Jenis Awan

Sementara negara memiliki fungsi sebagai agen pembangunan sekaligus pelindung lingkungan. Pemerintah yang baik harus mampu mencari titik tengahnya. Di sisi lain, masyarakat sebenarnya sangat peduli dengan lingkungan.

“Sosok pemimpin ini harus melindungi rakyat kecil dan mengetahui mitos, bahwa rakyat tidak peduli lingkungan adalah salah. Masyarakat sebenarnya sangat peduli dengan lingkungan dan pengetahuan lokal tidak boleh diabaikan. Jadi IPB University mengembangkan sains berkelanjutan yang mengakui eksistensi pengetahuan dan kearifan lokal,” ucap dia. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bacapresenvironmental leadershipIPB Universitykonsep ekokrasiPemilu 2024Rektor IPB University Prof. Arif Satria

Editor

Next Post
Gempa Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Jumat, 17 November 2023, dengan magnitudo 6,9. Foto Google Earth episenter gempa berdasarkan koordinat BMKG.

Analisis Gempa Kepulauan Sangihe 6,9 Magnitudo

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media