Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Arif Satria: Pemimpin Indonesia yang Dipilih Harus Punya Environmental Leadership

Adakah dari tiga bacapres Pemilu 2024 yang mengusung isu keadilan lingkungan dalam visi misinya?

Kamis, 16 November 2023
A A
Rektor IPB University, Prof. Arif Satria. Foto Dok. IPB University.

Rektor IPB University, Prof. Arif Satria. Foto Dok. IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sosok pemimpin Indonesia nantinya harus memiliki environmental leadership dan memahami konsep ekokrasi. Sosok pemimpin itu harus mampu menciptakan tata kelola lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Ia juga mesti menyinergikan antara rasionalitas ekologi dan rasionalitas ekonomi, terutama dalam menghadapi tekanan global dan korporasi.

“Pemahaman lingkungan antar bacapres serta keselarasan agenda demokrasi dan aspek ekologi masih perlu dikritisi,” kata Rektor IPB University, Prof. Arif Satria menyampaikan opini untuk merespon tiga bakal calon presiden (bacapres) Pemilu 2024 yang memuat isu lingkungan dalam visi misinya pada 10 November 2023.

Arif menegaskan, isu lingkungan adalah persoalan yang kompleks antarsektor dan kementerian. Selama ini, pembangunan modern cenderung berfokus pada rasionalitas ekonomi. Di sisi lain, terdapat kalangan masyarakat yang lebih peduli pada rasionalitas ekologi.

Baca Juga: Teliti Sumber Daya Hayati dan Non Hayati Laut Indonesia, BRIN Libatkan Cina

Rasionalitas ekologi harus selaras dengan rasionalitas ekonomi. Konsep ekokrasi tersebut akan memberi makna, bahwa perlindungan lingkungan hidup memiliki pijakan kuat dalam perundang-undangan pembangunan.

“Teori (ekokrasi) tujuannya menyinergikan antara rasionalitas ekologi dan ekonomi. Itu adalah pandangan modernisasi ekologi yang semakin lama sudah semakin berkembang. Dan, pembangunan berkelanjutan adalah turunan dari konsep ini,” papar Arif.

Jika konsep ekokrasi diwujudkan, maka pendekatan transdisiplin dan berkelanjutan yang dikembangkan saat ini akan semakin efektif untuk menjadi landasan kebijakan pembangunan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bacapresenvironmental leadershipIPB Universitykonsep ekokrasiPemilu 2024Rektor IPB University Prof. Arif Satria

Editor

Next Post
Gempa Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Jumat, 17 November 2023, dengan magnitudo 6,9. Foto Google Earth episenter gempa berdasarkan koordinat BMKG.

Analisis Gempa Kepulauan Sangihe 6,9 Magnitudo

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media