Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Arif Satria: Pemimpin Indonesia yang Dipilih Harus Punya Environmental Leadership

Adakah dari tiga bacapres Pemilu 2024 yang mengusung isu keadilan lingkungan dalam visi misinya?

Kamis, 16 November 2023
A A
Rektor IPB University, Prof. Arif Satria. Foto Dok. IPB University.

Rektor IPB University, Prof. Arif Satria. Foto Dok. IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sosok pemimpin Indonesia nantinya harus memiliki environmental leadership dan memahami konsep ekokrasi. Sosok pemimpin itu harus mampu menciptakan tata kelola lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Ia juga mesti menyinergikan antara rasionalitas ekologi dan rasionalitas ekonomi, terutama dalam menghadapi tekanan global dan korporasi.

“Pemahaman lingkungan antar bacapres serta keselarasan agenda demokrasi dan aspek ekologi masih perlu dikritisi,” kata Rektor IPB University, Prof. Arif Satria menyampaikan opini untuk merespon tiga bakal calon presiden (bacapres) Pemilu 2024 yang memuat isu lingkungan dalam visi misinya pada 10 November 2023.

Arif menegaskan, isu lingkungan adalah persoalan yang kompleks antarsektor dan kementerian. Selama ini, pembangunan modern cenderung berfokus pada rasionalitas ekonomi. Di sisi lain, terdapat kalangan masyarakat yang lebih peduli pada rasionalitas ekologi.

Baca Juga: Teliti Sumber Daya Hayati dan Non Hayati Laut Indonesia, BRIN Libatkan Cina

Rasionalitas ekologi harus selaras dengan rasionalitas ekonomi. Konsep ekokrasi tersebut akan memberi makna, bahwa perlindungan lingkungan hidup memiliki pijakan kuat dalam perundang-undangan pembangunan.

“Teori (ekokrasi) tujuannya menyinergikan antara rasionalitas ekologi dan ekonomi. Itu adalah pandangan modernisasi ekologi yang semakin lama sudah semakin berkembang. Dan, pembangunan berkelanjutan adalah turunan dari konsep ini,” papar Arif.

Jika konsep ekokrasi diwujudkan, maka pendekatan transdisiplin dan berkelanjutan yang dikembangkan saat ini akan semakin efektif untuk menjadi landasan kebijakan pembangunan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bacapresenvironmental leadershipIPB Universitykonsep ekokrasiPemilu 2024Rektor IPB University Prof. Arif Satria

Editor

Next Post
Gempa Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Jumat, 17 November 2023, dengan magnitudo 6,9. Foto Google Earth episenter gempa berdasarkan koordinat BMKG.

Analisis Gempa Kepulauan Sangihe 6,9 Magnitudo

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media