Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

AS Nilai RI Mitra Strategis Atasi Perubahan Iklim, Ini Klaim Alasannya

Kerja sama bilateral RI - AS terkait perubahan iklim berlanjut. AS mengklaim Indonesia layak menjadi contoh. Sisi lain, Indonesia mengklaim telah melakukan langkah-langkah mengatasi perubahan iklim. Apa saja itu?

Sabtu, 6 Agustus 2022
A A
Ilustrasi konisi bumi akibat penggunaan energi fosil. Foto sumanley/pixabay.com.

Ilustrasi krisis iklim di bumi. Foto sumanley/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Target FoLU Net Sink 2030 Indonesia akan Didukung Teknik Silvikultur Intensif

Pemerintah Indonesia juga tengah menyusun rencana operasional pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular. Siti mengklaim, FOLU Net Sink 2030 Indonesia menunjukkan ambisi iklim Indonesia melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan sistematis.

“Ini memberikan target pembangunan yang terfokus dan terukur, dimana untuk pertama kalinya semua program kegiatan memiliki satuan ukuran yang sama, yaitu setara CO2,” terang Siti.

Kedua, Pemerintah Indonesia juga berfokus pada potensi penghasil karbon lain yang mampu menyerap karbon setara atau lebih besar dari hutan terestrial, yaitu dari sektor pesisir dan ekosistem laut, atau karbon biru (blue carbon). Pengembangan karbon biru sangat penting dan memiliki potensi yang signifikan di Indonesia, khususnya ekosistem mangrove.

Pengelolaan karbon biru yang lebih baik akan membawa banyak manfaat, antara lain peningkatan nilai yang telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon.

Baca Juga: RI-AS Tandatangani MoU Dukungan terhadap FOLU Net Sink 2030

Ketiga, Indonesia juga memiliki peta mangrove nasional dengan luas lebih dari 3 juta hektare, dengan cadangan karbon yang tersimpan diperkirakan mencapai 3 miliar metrik ton. Dengan kata lain, menjaga dan memperbaiki ekosistem mangrove merupakan cara ampuh untuk melindungi ekosistem laut Indonesia, sekaligus membuat penyerap karbon yang baik. Pemerintah sejauh ini telah menanam lebih dari 80 ribu hektare mangrove dari target lebih dari 600 ribu hektare.

“Persoalannya kini, kami dihadapkan pada kondisi ekologi yang harus tetap dijaga. Namun, perekonomian harus tetap tumbuh berkembang,” aku Siti.

Lantara itu pula, ia berharap kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat melalui Bilateral Climate Change Working Group 2 (dua) Task Force on Natural Capital and Ecosystem Services dapat difokuskan untuk saling mendukung dalam menjaga ekosistem alam. Juga menciptakan terobosan untuk mengoptimalkan penyerapan emisi karbon dengan tetap mempertimbangkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. [WLC02]

Sumber: menlhk.go.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Amerika SerikatASDeforestasiEmisi gas rumah kacaIndonesiaKarbon biruKawasan mangroveParis Agreementperubahan iklimRencana Operasional FOLU Net Sink 2030RI

Editor

Next Post
Ilustrasi hutan. Foto Pexels/pixabay.com.

Perayaan Hari Hutan Indonesia 2022 Kampanyekan Hutan Kita Sultan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media