Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Atasi Konflik Harimau vs Manusia Bukan dengan Jerat, Tapi Kandang Jebak

Upaya mengatasi konflik harimau dengan manusia semestinya tetap mengedepankan keselamatan harimau. Mengingat populasi harimau sumatra kian langka.

Senin, 25 Juli 2022
A A
Harimau sumatra di Aceh Selatan yang masuk perangkap kandang jebak. Foto ppid.menlhk.go.id.

Harimau sumatra di Aceh Selatan yang masuk perangkap kandang jebak. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Konflik harimau sumatra dengan warga di Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan sejak bulan Juni 2022 masih terus berlangsung hingga saat ini. Lokasi konflik berpindah-pindah mulai dari Desa Batu Itam hingga ke Desa Lhok Bengkuang.

“Konflik harimau sumatera tersebut sudah menimbulkan interaksi negatif. Karena memangsa 9 ternak kambing milik warga,” ungkap Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Banda Aceh, Agus Arianto, Senin, 25 Juli 2022.

Upaya penanganan konflik yang dilakukan Balai KSDA Aceh dan Balai Besar Taman Nasional (BBTN) Gunung Leuser bekerja sama dengan Muspika, WCS-IP, dan FKL, antara lain sosialisasi, patroli, pemasangan camera trap di lokasi konflik. Juga upaya penghalauan, termasuk mendatangkan pawang, dan memasang kandang jebak.

Baca Juga: Nahkoda Kapal Penyelundup Limbah B3 dari Singapura Dihukum 7 Tahun Penjara

Pada 25 Juli 2022 sekitar pukul 07:30, upaya tim membuahkan hasil. Hasil pengecekan rutin box trap diketahui ada satu ekor harimau sumatra yang masuk ke dalam perangkap di Desa Lhok Bengkuang.

Selanjutnya, harimau tersebut diobservasi dan dilakukan pemeriksaan medis lengkap sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

“Tim dokter hewan sedang menuju ke lokasi. Survei lokasi pelepasliaran juga akan dilakukan secara paralel bersama dengan tim dari BBTN Gunung Leuser,” imbuh Agus.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BKSDA Acehbox trapharimau sumaterakandang jebak harimaukonflik harimau dengan wargakonservasi harimau sumaterasatwa yang dilindungi

Editor

Next Post
Dampak hujan lebat dua desa di Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dilanda banjir setinggi satu meter yang terjadi pada Selasa, 12 Juli 2022. Foto Dok BNPB

Dampak Hujan Lebat Hari Ini, Sulteng dan Sultra Masuk Kategori Siaga

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media