Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Badan Geologi Turunkan Level Gunung Sirung di NTT ke Normal

Sabtu, 2 April 2022
A A
Erupsi Gunung Sirung pada 21 Juli 2021. Foto magma.esdm.go.id.

Erupsi Gunung Sirung pada 21 Juli 2021. Foto magma.esdm.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Status Gunung Sirung yang berada di Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, diturunkan ke Level I (Normal), sejak Jumat, 1 April 2022. Pasca erupsi Gunung Sirung pada 21 Juli 2021, Badan Geologi menaikkan status gunung tersebut ke Level II (Waspada).

Keputusan penurunan status Gunung Sirung, yang sejak Juli 2021 berstatus level II (Waspada), hasil pengamatan dan evaluasi terhadap aktivitas Gunung Sirung oleh Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Kepala Badan Geologi, Eko Budi Lelono menyebutkan pengamatan Gunung Sirung selama bulan Maret 2022, tidak ada gempa.

Baca Juga: Anak Krakatau Kembali Erupsi, Semeru Lontarkan Abu Setinggi 1 Kilometer

“Dalam satu bulan terakhir (Maret 2022), pengamatan visual Gunung Sirung umumnya terlihat jelas hingga tertutup kabut. Untuk pengamatan kegempaan menunjukkan tidak ada gempa yang terekam (nihil),” kata Eko Budi Lelono dalam file dokumen penurunan tingkat aktivitas Gunung Sirung dari Level II (Waspada) menjadi Level I (Normal) yang diunggah di laman vsi.esdm.go.id, Sabtu, 2 April 2022.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Badan GeologiEko Budi Lelonoerupsi gunung apierupsi gunung api terkiniGunung SirungKabupaten AlorKementerian ESDMProvinsi Nusa Tenggara Timur

Editor

Next Post
Tim relawan mendistribusikan logistik untuk korban bencana tanah longsor di Desa Kutabima, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Foto BPBD Cilacap.

Longsor di Cilacap, 177 Warga Desa Kutabima Mengungsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media