Selasa, 21 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Badan Geologi Turunkan Level Gunung Sirung di NTT ke Normal

Sabtu, 2 April 2022
A A
Erupsi Gunung Sirung pada 21 Juli 2021. Foto magma.esdm.go.id.

Erupsi Gunung Sirung pada 21 Juli 2021. Foto magma.esdm.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Status Gunung Sirung yang berada di Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, diturunkan ke Level I (Normal), sejak Jumat, 1 April 2022. Pasca erupsi Gunung Sirung pada 21 Juli 2021, Badan Geologi menaikkan status gunung tersebut ke Level II (Waspada).

Keputusan penurunan status Gunung Sirung, yang sejak Juli 2021 berstatus level II (Waspada), hasil pengamatan dan evaluasi terhadap aktivitas Gunung Sirung oleh Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Kepala Badan Geologi, Eko Budi Lelono menyebutkan pengamatan Gunung Sirung selama bulan Maret 2022, tidak ada gempa.

Baca Juga: Anak Krakatau Kembali Erupsi, Semeru Lontarkan Abu Setinggi 1 Kilometer

“Dalam satu bulan terakhir (Maret 2022), pengamatan visual Gunung Sirung umumnya terlihat jelas hingga tertutup kabut. Untuk pengamatan kegempaan menunjukkan tidak ada gempa yang terekam (nihil),” kata Eko Budi Lelono dalam file dokumen penurunan tingkat aktivitas Gunung Sirung dari Level II (Waspada) menjadi Level I (Normal) yang diunggah di laman vsi.esdm.go.id, Sabtu, 2 April 2022.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Badan GeologiEko Budi Lelonoerupsi gunung apierupsi gunung api terkiniGunung SirungKabupaten AlorKementerian ESDMProvinsi Nusa Tenggara Timur

Editor

Next Post
Tim relawan mendistribusikan logistik untuk korban bencana tanah longsor di Desa Kutabima, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Foto BPBD Cilacap.

Longsor di Cilacap, 177 Warga Desa Kutabima Mengungsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media