Senin, 24 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir Rendam 34 Desa di Grobogan, Beberapa Tanggul Jebol

Senin, 16 Februari 2026
A A
Air melimpas ke jalan raya Purwodadi-Semarang, akibat tanggul tidak mampu menampung debit air di Dusun Mlati, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 16 Februari 2026. Foto BPBD Kabupaten Grobogan.

Air melimpas ke jalan raya Purwodadi-Semarang, akibat tanggul tidak mampu menampung debit air di Dusun Mlati, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 16 Februari 2026. Foto BPBD Kabupaten Grobogan.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka..com – Banjir melanda 34 desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 16 Februari, 2026, pukul 02.00 WIB. Banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi sejak Minggu, 15 Februari 2026 pukul 21.00 WIB hingga 16 Februari 2026 pukul 05.00 WIB. Juga akibat kiriman luapan air dari hulu Sungai Glugu, Sungai Jajar, dan Sungai Tuntang. Sebanyak 5.214 kepala keluarga (KK) terdampak dan satu unit rumah dilaporkan rusak berat.

Data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan, banjir melanda wilayah seperti Kecamatan Kedungjati dengan tujuh desa terdampak akibat luapan Sungai Tuntang bertinggian muka air 20-40 sentimeter. Rincian warga yang terdampak meliputi Desa Klitikan (123 KK), Desa Kedungjati (98 KK), Desa Wates (1.000 KK), Desa Jumo (310 KK), Desa Deras (450 KK), Desa Kalimaro (321 KK), dan Desa Padas (60 KK). Saat ini genangan di wilayah ini telah surut.

Berikutnya di Kecamatan Tegowanu, banjir merendam Desa Tajemsari dengan 171 KK terdampak di Dusun Kendalsari dan Mlangi, Desa Sukorejo sebanyak 600 KK, serta Desa Kebonagung sebanyak 526 KK dan 102 hektare sawah. Ketinggian air berkisar 20-100 sentimeter. Tanggul Sungai Cabean di Desa Tajemsari dilaporkan jebol, serta tanggul Sungai Jratun di Dusun Mbaru, Desa Kebonagung, juga mengalami kerusakan. Kondisi saat ini berangsur surut.

Selanjutnya di Kecamatan Gubug, Desa Penadaran terdampak di tiga dusun dengan tinggi air 30-50 sentimeter dan kini telah surut. Namun, kerja bakti peninggian tanggul Sungai Tuntang terus dilakukan untuk mencegah luapan susulan.

Baca juga: Ada 16.312 Data Keanekaragaman Hayati Kurun 2020-2024 di Indonesia

Kemudian di Kecamatan Purwodadi, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah. Di Kelurahan Purwodadi tercatat 584 KK terdampak yang tersebar di lingkungan Jajar, Kemasan, Jetis Barat, Jetis Selatan, Simpang Utara, dan Banaran. Di Kelurahan Kalongan, Perumahan Permata Hijau terdampak cukup signifikan dengan ketinggian air mencapai satu meter dan 1.180 KK terdampak. Sementara Desa Karanganyar (Dusun Karangasem) dan Desa Ngraji masih tergenang dengan tinggi air 20-50 sentimeter.

Adapun di Kecamatan Karangrayung, banjir terjadi di Desa Karangsono dan Desa Mojoagung. Tanggul Sungai Jajar Baru di Dusun Krasak dan Dusun Klampisan, Desa Mojoagung, jebol dengan panjang masing-masing sekitar 15 meter, menyebabkan air masuk ke permukiman warga. Saat ini genangan berangsur surut dan tersisa di beberapa ruas jalan desa.

Berikutnya di Kecamatan Geyer, tiga rumah di Desa Bangsri sempat terendam 25 sentimeter dan kini telah surut. Di Kecamatan Toroh, sembilan desa terdampak, antara lain Desa Tambirejo (200 KK di tiga dusun), Katong, Sugihan, dan sejumlah desa lainnya dengan ketinggian air 30-50 sentimeter. Kondisi di wilayah ini berangsur surut.

Selanjutnya di Kecamatan Pulokulon, Desa Karangharjo khususnya Dusun Legundi terdampak luapan Sungai Peganjing setinggi 50 sentimeter dan 30 warga melakukan evakuasi mandiri. Sementara di Kecamatan Penawangan sedikitnya enam desa terdampak, termasuk Desa Leyangan, Toko, Sedadi, Tunggu, Karangwader, dan Pengkol. Hingga siang hari, beberapa desa di kecamatan ini masih tergenang.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBDesa TerendamKabupaten Grobogantanggul jebol

Editor

Next Post
Padang lamun. Foto ugm.ac.id.

Ada 16.312 Data Keanekaragaman Hayati Kurun 2020-2024 di Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Pekan Rakyat Lingkungan Hidup dan KNLH 2026, di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jumat, 21 Agustus 2026. (Tim Media PRLH 2026)Pulihkan Indonesia untuk Keadilan Ekologis: Hentikan Sumber-sumber Kerusakan!
    In News
    Jumat, 21 Agustus 2026
  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media