Jumat, 29 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bencana Hidrometeorologi di Ciamis, Dua Orang Meninggal Dunia

Senin, 12 September 2022
A A
Warga terdampak bencana hidrometerologi berupa longsor di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto BPBD Kabupaten Ciamis.

Warga terdampak bencana hidrometerologi berupa longsor di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto BPBD Kabupaten Ciamis.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bencana hidrometeorologi di Ciamis, Provinsi Jawa Barat, menelan korban jiwa. Dua warga Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, meninggal dunia dampak kejadian tanah longsor yang dipicu hujan intensitas tinggi.

Sebelumnya pada Jumat, 9 September 2022, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di 24 provinsi termasuk Jawa Barat dalam periode 10 hingga 16 September 2022. Dan, menyerukan memitigasi bencana hidrometeorologi.

BMKG menjelaskan, potensi cuaca ekstrem tersebut diidentifikasi dipicu oleh beberapa kondisi dinamika atmosfer, adanya potensi belokan dan perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah Sumatera dan Kalimantan yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan, selain itu aktifnya fenomena atmosfer Madden Jullian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, dan Gelombang Kelvin dalam sepekan ke depan dapat turut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.

Baca Juga: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di 24 Provinsi Ini

Wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur.

Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Sehubungan dengan hal itu, BMKG mengimbau para pihak untuk melakukan kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi, banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bencana hidrometeorologibencana hidrometeorologi di CiamisBMKGBNPBcuaca ekstremCurah hujan ekstremhujan lebatKabupaten Ciamismitigasi bencana hidrometeorologiperubahan iklimprakiraan berbasis dampak hujan lebatProvinsi Jawa Barattanah longsorTanah longsor di Ciamis

Editor

Next Post
Menteri Siti Nurbaya dan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Espen Barth Eide di kawasan rehabilitasi mangrove di Desa Sotek, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Minggu, 11 September 2022. Foto BRGM.

Mengenal Hutan Mangrove ‘Sotek’ yang Dikunjungi Dua Menteri Lingkungan Hidup

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media