Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bencana Hidrometeorologi di Ciamis, Dua Orang Meninggal Dunia

Senin, 12 September 2022
A A
Warga terdampak bencana hidrometerologi berupa longsor di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto BPBD Kabupaten Ciamis.

Warga terdampak bencana hidrometerologi berupa longsor di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto BPBD Kabupaten Ciamis.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bencana hidrometeorologi di Ciamis, Provinsi Jawa Barat, menelan korban jiwa. Dua warga Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, meninggal dunia dampak kejadian tanah longsor yang dipicu hujan intensitas tinggi.

Sebelumnya pada Jumat, 9 September 2022, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di 24 provinsi termasuk Jawa Barat dalam periode 10 hingga 16 September 2022. Dan, menyerukan memitigasi bencana hidrometeorologi.

BMKG menjelaskan, potensi cuaca ekstrem tersebut diidentifikasi dipicu oleh beberapa kondisi dinamika atmosfer, adanya potensi belokan dan perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah Sumatera dan Kalimantan yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan, selain itu aktifnya fenomena atmosfer Madden Jullian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, dan Gelombang Kelvin dalam sepekan ke depan dapat turut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.

Baca Juga: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di 24 Provinsi Ini

Wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur.

Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Sehubungan dengan hal itu, BMKG mengimbau para pihak untuk melakukan kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi, banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bencana HidrometeorologiBencana Hidrometeorologi di CiamisBMKGBNPBCuaca EkstremCurah hujan ekstremhujan lebatKabupaten CiamisMitigasi Bencana Hidrometeorologiperubahan iklimprakiraan berbasis dampak hujan lebatProvinsi Jawa BaratTanah LongsorTanah longsor di Ciamis

Editor

Next Post
Menteri Siti Nurbaya dan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Espen Barth Eide di kawasan rehabilitasi mangrove di Desa Sotek, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Minggu, 11 September 2022. Foto BRGM.

Mengenal Hutan Mangrove ‘Sotek’ yang Dikunjungi Dua Menteri Lingkungan Hidup

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media