Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG Lakukan Pengembangan Radar Cuaca Nonpolarimetrik

Jumat, 25 April 2025
A A
Riset radar cuaca nonpolarimetrik dimulai sejak tahun 2020, dan kini mendekati Technology Readiness Level (TRL). Foto BMKG.

Riset radar cuaca nonpolarimetrik dimulai sejak tahun 2020, dan kini mendekati Technology Readiness Level (TRL). Foto BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Peserta FGD melakukan kunjungan lapangan ke PT. Solusi 247, untuk melihat langsung prototipe radar cuaca nonplarimetrik yang tengah dikembangkan serta memperkuat sinergi antara BMKG dan mitra industri dalam meningkatkan kapasitas teknologi radar nasional.

Baca Juga: Hari Bumi, Aksi Tanam 9.000 Pohon Matoa di Halaman Ponpes Deli Serdang

Radar cuaca nonpolarimetrik yang dikembangkan ini menjadi riset radar cuaca yang masih berjalan setelah sebelumnya riset radar nasional sempat terhenti.

Salah satu keunggulan dari sistem ini adalah penggunaan komponen dalam negeri yang tinggi, selaras dengan upaya kemandirian teknologi nasional.

Kendati prototipe telah menunjukkan progres signifikan, radar ini masih memerlukan serangkaian uji lanjutan guna memastikan kesesuaian terhadap spesifikasi operasional BMKG.

Setelah seluruh pengujian dan sertifikasi berhasil dilalui, radar ini akan memasuki tahap hilirisasi untuk siap dikomersialisasikan. Diharapkan, produk ini akan membawa dampak positif dalam pengurangan risiko bencana sekaligus memperkuat industri teknologi dalam negeri.

Baca Juga: Sebanyak 114 Rumah Rusak Berat Terdampak Pergerakan Tanah di Brebes

Di penutup rangkaian FGD, telah disusun dokumen target output dan timeline pengembangan dari setiap indikator yang telah ditetapkan.

Melalui forum ini, BMKG berharap kolaborasi antara lembaga riset, industri, dan pemerintah dapat terus dipererat guna mempercepat pengembangan radar cuaca yang efektif dan efisien dalam mendukung mitigasi bencana hidrometeorologi di Indonesia. [WLC01]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bencana HidrometeorologiBMKGMitigasi Bencana HidrometeorologiRadar Cuaca Nonpolarimetrik

Editor

Next Post
Fotografer lepas, Agung Baskoro. Foto Dok. Pribadi.

Agung Baskoro, Memotret Masyarakat Adat Halmahera yang Terpinggirkan Tambang Nikel

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media