Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG, Nataru Bertepatan dengan Periode Musim Hujan 2022-2023

Selasa, 20 Desember 2022
A A
Suasana RDP Komisi V DPR tentang persiapan jelang perayaan Nataru 2022/2023. Foto bmkg.go.id

Suasana RDP Komisi V DPR tentang persiapan jelang perayaan Nataru 2022/2023. Foto bmkg.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati memaparkan perihal ketersediaan informasi dan layanan cuaca yang diberikan BMKG mulai dari perode 19 Desember 2022-6 Januari 2023. Pemaparan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi V DPR pada 15 Desember 2022 dengan agenda kesiapan infrastruktur dan transportasi terkait libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Beberapa informasi yang disampaikan antara lain peringatan dini cuaca signifikan, peta potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, prakiraan curah hujan bulanan, prakiraan cuaca pelabuhan dan pasang surut air laut, serta prakiraan cuaca wisata laut.

Dwikorita menjelaskan, periode Nataru ini bertepatan dengan periode DJF (Desember, Januari, Februari) musim hujan 2022/2023, dimana sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan sekitar 70 – 84 persen. Sedangkan puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada Desember 2022 hingga Januari 2023.

Baca Juga: Sekitar 44,17 Juta Penduduk akan Lakukan Perjalanan untuk Perayaan Nataru

Kondisi cuaca di wilayah Indonesia selama periode Nataru diprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Potensi hujan lebat di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, sebagian Kalimantan, Sulawesi bagian Barat hingga Selatan, sebagian Maluku dan Papua.

“Semua diseminasi informasi ini bisa diakses melalui aplikasi mobile Info BMKG, website bmkg.go.id, serta media sosial BMKG (youtube, twitter, facebook dan Instagram),” tutur Dwikorita.

Dwikorita mengimbau pada periode Nataru ini, pemerintah daerah dan masyarakat di daerah rawan banjir dan tanah longsor diminta waspada menjelang dan pada puncak musim hujan. Terutama di wilayah yang mengalami musim hujan lebih basah dari normalnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGKepala BMKG Dwikorita KarnawatiKomisi V DPRMusim hujanNataruperayaan Nataruperingatan dini cuacaPuncak musim hujanRapat Dengar Pendapat

Editor

Next Post
Kepala BPH Migas Erika Retnowati menjelaskan persiapan Posko Nasional Sektor ESDM jelang perayaan Nataru. Foto esdm.go.id

ESDM Sebut Stok BBM, LPG, Listrik Aman Selama 17 Hari Perayaan Nataru

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media