Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Budi Setiadi: Teknologi AI Berperan Mengelola dan Melestarikan Sumber Hayati

Teknologi AI punya potensi menjadi solusi kerusakaan keanekaragaman hayati akibat aktivitas antropogenik.

Rabu, 20 September 2023
A A
Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Budi Setiadi Daryono. Foto sustainabledevelopment.ugm.ac.id.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Budi Setiadi Daryono. Foto sustainabledevelopment.ugm.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Indonesia memiliki keanekaragaman hayati laut yang paling besar di dunia. Selain itu juga memiliki dua biodiversity hotspots dunia meliputi Sundaland dan Wallacea, yakni wilayah dengan spesies endemik yang melimpah dengan tingkat kepunahan tinggi. Sayangnya, keanekaragaman hayati Indonesia itu rusak akibat perubahan iklim. Termasuk aktivitas antropogenik menjadi penyebab utama kerusakannya.

“Perlu upaya lebih lanjut untuk mencegah kegiatan antropogenik,” kata Dekan Fakultas Biologi, Prof. Budi Setiadi Daryono saat menyampaikan Laporan Dekan Fakultas Biologi UGM dalam Peringatan Dies Natalis ke-68 di ruang Auditorium Fakultas Biologi pada 19 September 2023.

Mengingat keanekaragaman hayati Indonesia yang melimpah menjadi sumber eksplorasi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan umat manusia. Jadi harus diiringi upaya penjagaan dan pelestarian yang berkelanjutan disertai pendataan yang lengkap, akurat serta valid.

Baca Juga: Walhi: Ekonomi Biru Dorong Perampasan Ruang Laut di Indonesia, Ini Catatannya

“Teknologi metaverse, open science, big data analytics, bioinformatics, biotechnology dan teknologi Artificial Intelligence (AI) potensial untuk menjawab upaya pengelolaan, pendayagunaan dan pelestarian sumber daya hayati,” kata Budi.

Di bidang pendidikan, metaverse bisa menjadi media pembelajaran dan penelitian di bidang biologi yang akan terus berkembang dan menjadi daya tarik tersendiri khususnya bagi generasi milenial dalam mempelajari biologi. Perpaduan antara metaverse dan pembelajaran hayati akan mengantarkan Biologi menjadi bidang ilmu pengetahuan yang penting serta menjadi kunci dalam kajian dan eksplorasi biologi masa depan, yaitu Deep Sea dan Exobiology. Didahului dengan pesatnya perkembangan Big Analytics dan Bioinformatika terkait keanekaragaman hayati pada saat ini.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas antropogenikArtificial Intelligencebiodiversity hotspotsGuru Besar Biologi UGM Prof. Budi Setiadi Daryonokeanekaragaman hayatiperubahan iklim

Editor

Next Post
Presiden Jokowi didampingi Menteri Siti Nurbaya meninjau persemaian Mentawir pada Kamis, 21 September 2023. Foto ppid.menlhk.go.id.

Dari Mentawir Menghijaukan Ibu Kota Nusantara dan Kalimantan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media