Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dari Mentawir Menghijaukan Ibu Kota Nusantara dan Kalimantan

Kamis, 21 September 2023
A A
Presiden Jokowi didampingi Menteri Siti Nurbaya meninjau persemaian Mentawir pada Kamis, 21 September 2023. Foto ppid.menlhk.go.id.

Presiden Jokowi didampingi Menteri Siti Nurbaya meninjau persemaian Mentawir pada Kamis, 21 September 2023. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya meninjau perkembangan pembangunan Persemaian Mentawir, di Provinsi Kalimantan Timur. Persemaian Mentawir dipersiapkan untuk menghijaukan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya di Kalimantan.

“Sekarang sudah hampir 100 persen, tinggal rapi-rapi. Persemaian Mentawir Ini adalah persemaian yang kita siapkan untuk menghijaukan Ibu Kota Nusantara plus sekitarnya,” kata Presiden Jokowi di persemaian Mentawir pada Kamis, 21 September 2023.

Dijelaskan Jokowi, tahapan selanjutnya dalam menjaga kelestarian lingkungan kawasan IKN melalui persemaian tersebut adalah dengan menyiapkan manajemen penanaman di lapangan.

“Pengaturannya akan dilakukan oleh Menteri LHK, Dirjen PDASRH, dan Otoritas (IKN), yang itu akan mempercantik ibu kota dan mengembalikan hutan di Ibu Kota Nusantara menjadi tropical rain forest lagi,” jelasnya.

Baca Juga: Krisis Iklim, Jokowi Minta Pengusaha Tanam Pohon di Area Bekas Tambang

Presiden Jokowi menegaskan bahwa persemaian Mentawir dibangun sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap lingkungan.

“Intinya kita ingin memperbaiki lingkungan, merehabilitasi hutan, baik hutan alam, hutan yang rusak, tropical rain forest yang rusak, hutan mangrove yang perlu direhabilitasi, semua kita kerjakan,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada media.

Ditegaskan, persemaian tersebut sebagai dasar yang dipersiapkan pemerintah untuk memperbaiki lingkungan, termasuk pemulihan lahan atau reklamasi pasca tambang. Presiden menambahkan bahwa saat ini sudah ada Peraturan Menteri (Permen) ESDM yang mengatur setiap perusahaan tambang di Tanah Air harus memiliki pusat persemaian.

Baca Juga: Jokowi Tak Singgung Pemulihan Lingkungan dalam 5 Agenda Nasional, Walhi: Tanah Air Punya Siapa? 

“Ini menunjukkan komitmen kuat kita bahwa kita memang ingin memperbaiki, memang ingin merehabilitasi,” ungkapnya.

Presiden menargetkan proses penanaman di IKN akan segera dilakukan dalam waktu dekat, bergantung pada curah hujan yang akan turun di IKN.

“Kalau nanti awal hujan sudah datang nanti dibawa ke sana. Ini sudah jutaan yang sudah siap,” imbuh Presiden.

Kapasitas 15 Juta Bibit

Menteri Siti Nurbaya menjelaskan, persemaian Mentawir dibangun atas kerja sama dan kolaborasi Kementerian LHK, PUPR, PLN, Telkom dan perusahaan ITM, Indominco group.

Persemaian ini dapat memproduksi bibit dengan kapasitas hingga 15 juta dalam setahunnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Ibu Kota NusantaraIKNMenteri Siti Nurbayapersemaian Mentawirperubahan iklimPresiden Jokowi

Editor

Next Post
Konferensi Rektor ASEAN 2023. Foto unair.ac.id.

Konferensi Rektor ASEAN Bahas Solusi Penerapan Ekonomi Biru

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media