Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Butuh Anjing Pelacak untuk Pencarian 11 Korban Banjir Bandang Humbahas

Minggu, 3 Desember 2023
A A
Lokasi terdampak banjir bandang di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, dipenuhi bebatuan besar pada Minggu, 3 Desember 2023. Foto BNPB.

Lokasi terdampak banjir bandang di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, dipenuhi bebatuan besar pada Minggu, 3 Desember 2023. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hingga hari kedua pasca banjir bandang di Desa Simangalumpe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Provinsi Sumatera Utara, Minggu, 3 Desember 2023, sebelas warga dinyatakan masih hilang. Seorang korban, karyawan Hotel Senior ditemukan meninggal dunia, pada Sabtu malam, 2 Desember 2023.

Banjir bandang melanda Humbahas pada Jumat, 1 Desember 2023, berdampak terhadap 200 penduduk dari 50 kepala keluarga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Humbahas, Benthon J Lumbangaol mengungkapkan, mengingat kondisi bencana yang dipenuhi bebatuan besar, dibutuhkan anjing pelacak dalam upaya pencarian korban hilang.

“Kami masih butuh dengan melibatkan anjing pelacak. Mungkin dari Brimob, ya. Untuk dapat mendeteksi keberadaan korban yang hilang. Kalau peralatan sudah cukup kami rasa,” ungkap Benthon pada Minggu.

Baca Juga: Banjir Bandang Bawa Bebatuan Besar di Humbang Hasundutan, 12 Warga Hilang

Pasca kejadian banjir bandang, upaya evakuasi dilakukan dengan mengerahkan tim gabungan berjumlah 280 orang dari unsur BPBD Humbahas, TNI, Polri, Basarnas, Dinas Sosial, Tagana dan Destana beserta warga.

Laporan terkini, dampak banjir bandang Humbahas sebanyak 200 penduduk mengungsi. Benthon menegaskan, kebutuhan dasar bagi warga terdampak terpenuhi.

Warga pengungsi banjir bandang Humbahas dikonsentrasikan di Aula Kecamatan Baktiraja.

Baca Juga: Hujan Abu di Boyolali dan Magelang Akibat Awan Panas Merapi 2 Kilometer

“Kebutuhan permakanan sudah tertangani dengan baik. Kami bekerja sama dengan Dinas Sosial sudah memberikan kebutuhan para pengungsi,” ujar  Benthon.

Dia menambahkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan juga menjamin keberlangsungan kegiatan belajar mengajar bagi para siswa yang sekolahnya terdampak bencana. Sehingga dipastikan para siswa tersebut tidak akan ketinggalan pelajaran.

“Untuk anak sekolah dijamin keberlanjutannya oleh pemerintah daerah,” tandas Benthon dalam siaran pers BNPB.

Baca Juga: Status Anak Krakatau Masih Siaga, Gunung Karangetang Turun Jadi Waspada

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir BandangBanjir Bandang HumbahasKabupaten Humbang HasundutanKabupaten LabuhanbatuProvinsi Sumatera Utara

Editor

Next Post
Letusan gunung Marapi di Sumatera Barat pada Minggu, 3 Desember 2023, wilayah Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, dilanda hujan abu vulkanis. Foto Pusdalops BPBD Agam.

Letusan Gunung Marapi Sumbar Sejumlah Kecamatan Diselimuti Abu Vulkanis

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media