Rabu, 4 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Cuaca Ekstrem Landa Sumut dan Sumbar, Ribuan Rumah Terdampak dan Satu Warga Terluka

Jumat, 19 Agustus 2022
A A
Cuaca ekstrem landa Sumut dan Sumbar, berupa banjir dan angin puting beliung. Foto Dok BNPB.

Cuaca ekstrem landa Sumut dan Sumbar, berupa banjir dan angin puting beliung. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Cuaca ekstrem landa Sumut dan Sumbar, ribuan rumah terdampak dan satu warga terluka. Dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut), banjir setinggi dua meter melanda Kota Medan, sedangkan di Kabupaten Serdang Bedagai, angin puting beliung merusak sejumlah rumah warga.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan cuaca ekstrem landa Sumut dan Sumbar menyebabkan ribuan rumah warga terdampak. Di Kota Medan, cuaca ekstrem dipicu hujan lebat menyebabkan banjir dengan ketinggian dua meter.

“Tercatat ada kurang lebih 6.323 rumah terendam banjir dengan variasi tinggi muka air nol hingga 200 sentimeter. Selain itu ada 7 unit sarana ibadah, 4 sekolah, termasuk 1 ruas jalan turut terdampak banjir,” kata Muhari, Jumat, 19 Agustus 2022.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Kota Malang, Empat Orang Terluka dan 53 Bangunan Rusak

Data yang diterima Pusdalops BNPB dari BPBD Kota Medan, banjir terjadi di sepuluh kecamatan di Kota Medan.

“Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Kota Medan, Kamis, 18 Agustus 2022, pukul 01.00 WIB dini hari, menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah lokasi. BPBD Kota Medan mencatat ada beberapa titik yang tergenang banjir dan terbagi di sepuluh kecamatan,” sebut Muhari.

Wilayah terdampak banjir Kota Medan yakni, Kecamatan Medan Johor, Medan Selayang, Medan Maimun, Medan Baru, Medan Sunggal, Medan Polonia, Medan Petisah, Helvetia, Medan Barat dan Medan Labuhan.

Baca Juga: Satu Orang Tewas Dampak Banjir Kalsel, 12 Provinsi Status Waspada Dampak Hujan

Sedangkan jumlah warga yang terdampak banjir Kota Medan, sebanyak  25.383 jiwa dari 8.067 kepala keluarga,

“Lima belas warga terpaksa mengungsi,” ujar Muhari.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: angin puting beliungbanjir di Kota MedanBNPBCuaca EkstremCuaca Ekstrem Sumut dan Sumbarhujan lebatKabupaten Serdang BedagaiKabupaten Tanah DatarKota MedanProvinsi Sumatera BaratProvinsi Sumatera UtaraPusdalops BNPB

Editor

Next Post
Kisah Lhokbe, harimau sumatra yang kembali ke habitatnya di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh pada Kamis, 18 Agustus 2022. Foto ppid.menlhk.go.id.

Kisah Lhokbe, Harimau Sumatra yang Kembali ke Habitatnya

Discussion about this post

TERKINI

  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media